JATIMTIMES - Kehidupan pasangan selebriti Nagita Slavina dan Raffi Ahmad kerap mencuri perhatian. Pasangan ini dikenal memiliki bisnis di berbagai bidang dan kehidupan yang serba berkecukupan.

Di balik kesibukannya, Nagita ternyata punya beberapa kebiasaan ibadah yang berusaha ia jaga. Hal itu diceritakannya saat berbincang dengan Habib Jafar dalam podcast Jeda Nulis.

Bukan amalan yang rumit. Nagita menyebut beberapa ibadah sederhana yang ia lakukan secara rutin, mulai dari membaca Ayat Kursi setelah salat, sedekah Jumat hingga berdoa pada waktu tertentu.

Cerita itu bermula ketika Habib Jafar bertanya tentang amalan atau doa yang biasa dilakukan orang-orang yang ingin meraih kesuksesan. 

"Kita sering nanya amalan, nanya doa ke guru-guru kita tapi juga sering dinasehati bahwa kalau nanya amalan dan doa sukses dunia nanya ke orang-orang yang udah sukses di dunia. Nah ada nggak hal-hal yang sifatnya keagamaan atau spiritualitas atau doa yang bikin sukses? karena banyak orang yang pengen sukses," tanya Habib Jafar, dikutip Selasa (6/10/2026). 

Nagita kemudian menceritakan cara dirinya menjaga amalan. Menurutnya, seseorang tidak harus melakukan banyak amalan sekaligus. Ia justru memilih amalan yang bisa dijalankan terus-menerus.

"Salah satunya yang itu waktu itu aku baca juga tuh ya kita tuh kalau memilih amalan, memilih pahala gitu tadi terus nih istiqomahin gitu kan walaupun sekecil apapun." jelasnya. 

Nagita mengaku tidak bisa memastikan seperti apa pengaruh amalan tersebut terhadap kehidupan yang dijalaninya. Namun, ia bersyukur masih merasakan banyak keberkahan.

"Ya aku enggak tahu itu tuh pengaruhnya gimana tapi Alhamdulillah masih bisa menerima banyak keberkahan gitu sampai sekarang," lanjut istri Raffi Ahmad ini.

Salah satu amalan yang diamalkan Nagita adalah membaca Ayat Kursi setiap selesai salat. Ia juga menyebut sedekah Jumat sebagai kebiasaan yang dijalankannya. Selain itu, Nagita terbiasa berdoa setelah salat Ashar menjelang Magrib pada hari Jumat.

"Alhamdulillah baca ayat Kursi habis salat. Apa lagi ya, ada sedekah Jumat, berdoa habis salat Ashar sebelum maghrib hari Jumat," beber Nagita.

Nagita mengatakan dirinya memiliki keyakinan terhadap waktu tersebut. Ia merasa ada doa-doanya yang kemudian mendapatkan jawaban dari Allah.

"Di waktu-waktu tertentu yang kayaknya menurut aku tuh ngebayangin kayak banyak banget Allah kayak kasih jawaban dari doa-doa aku. Karena aku percaya doa di hari Jumat itu berdoa di hari Jumat setelah sholat ashar itu tuh salah satu yang Allah enggak akan enggak ngabulin," lanjutnya.

Bagi Nagita, keyakinan menjadi bagian penting ketika seseorang menjalankan sebuah amalan. Menurutnya, ibadah tidak cukup sekadar dilakukan, tetapi juga perlu disertai keimanan.

"Ngelakuin amalan yang kata Allah kalau berdoa gini gini gini itu nanti dikabul, nah itu dengan keimanan itu menurut aku yang paling penting itu keimanan. Karena kalau cuman sekedar melakukan tanpa keimanan kan gitu," kata Nagita.

Habib Jafar kemudian memberikan pandangannya. Ia menilai ada orang yang rajin melakukan sebuah amalan karena sudah mengetahui tata caranya, tetapi belum memahami makna dari amalan tersebut.

"Karena gini problem kita adalah sering melakukan amal yang hanya kita tahu bagaimana caranya tapi tidak kita tahu apa maknanya sehingga masih ada gap antara kita dengan amal kita dan itu bisa menimbulkan kesalahpahaman," ujar Habib Jafar.