JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang saat ini tengah membuka peluang pengembangan infrastruktur ekonomi kreatif baru dengan mendorong terwujudnya Kepanjen Creative Center (KCC) di Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar setelah melakukan pertemuan dengan jajaran Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf/Bekraf) RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Dalam pertemuan itu, pihaknya menyampaikan kebutuhan terhadap fasilitas KCC yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat, pelajar, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga komunitas kreatif.

Budiar mengatakan, keberadaan pusat kreativitas di Kepanjen diharapkan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi yang selama ini tumbuh di daerah.

"Intinya dari Pemerintah Kabupaten Malang sangat berharap untuk mendapatkan fasilitas KCC di Kepanjen," ujar Budiar.

Menurut dia, KCC memiliki peluang untuk menjadi salah satu simpul pengembangan sumber daya manusia. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok, termasuk siswa SMA Taruna Nusantara, Sekolah Rakyat, Sekolah Terintegrasi maupun masyarakat umum.

Konsep itu membuat KCC tidak hanya diarahkan untuk kegiatan komunitas ekonomi kreatif. Pihaknya juga ingin fasilitas KCC tersebut dapat menjadi ruang belajar sekaligus tempat mempertemukan generasi muda dengan berbagai subsektor industri kreatif. Mulai dari desain komunikasi visual, perfilman, musik, kriya, kuliner dan fesyen hingga pengembangan gim serta aplikasi berpotensi dikembangkan melalui fasilitas tersebut.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif juga memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata. Berbagai karya dan produk yang lahir dari kreativitas masyarakat dapat menjadi bagian dari materi promosi daerah.

"Kami berharap KCC kelak dapat membawa manfaat dalam mempromosikan wisata di Kabupaten Malang," kata Budiar.

KCC juga dirancang memiliki fungsi yang lebih luas sebagai ruang aktivitas publik. Budiar menyebut, pihaknya membayangkan fasilitas tersebut dapat digunakan untuk berbagai agenda, mulai dari pertemuan, kegiatan komunitas hingga pameran produk UMKM.

Keberadaan ruang pamer menjadi penting karena dapat mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat secara langsung. Produk lokal yang selama ini dipasarkan secara terbatas diharapkan memiliki ruang untuk diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas.

"Selain itu, KCC dapat menjadi titik temu berbagai pihak yang memiliki kepentingan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Pelaku UMKM, komunitas, pelajar dan masyarakat dapat berkolaborasi untuk menciptakan kegiatan maupun produk baru," ujar Budiar.

Lebih lanjut, pertemuan dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI menjadi salah satu langkah Pemkab Malang untuk memperjuangkan dukungan terhadap rencana tersebut. Dalam agenda itu, Budiar didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Malang Prasetyani Arum Anggorowati serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang.

Dengan konsep tersebut, KCC nantinya diharapkan bukan sekadar bangunan dengan berbagai fasilitas. Lebih jauh, pusat kreativitas itu diproyeksikan menjadi salah satu penggerak ekosistem ekonomi kreatif sekaligus ruang untuk memperkenalkan wajah pariwisata Kabupaten Malang melalui karya masyarakatnya.