JATIMTIMES - Nama Vinoqi Entertainment belakangan makin sering muncul dalam gelaran pernikahan mewah. Bukan sekadar pesta dengan konsep megah, grup musik yang digawangi Abdullah "Vino" Husein itu juga dipercaya mengisi acara keluarga dari kalangan atas hingga pengusaha.
Founder Vinoqi Entertainment, Abdullah "Vino" Husein atau akrab disapa Vino, mengatakan klien dari kalangan atas tersebar di sejumlah daerah di Jawa Timur. Ada yang berasal dari Malang, Surabaya, Mojokerto, Nganjuk, Gresik hingga Sidoarjo.
"Terakhir kami diundang mengisi acara salah satu toko emas terbesar di Malang. Terus (diundang) salah satu pengusaha di Jawa Timur. (Diundang) Owner hotel di Jawa Timur hingga (diundang) mantan kepala daerah di daerah tertentu," ujar Vino.
Portofolio Vinoqi juga tidak berhenti di Jawa Timur. Jakarta dan Bali menjadi wilayah yang turut masuk dalam cakupan kliennya.
"Rata-rata (kalau Jawa Timur) di Surabaya, di Malang, di Mojokerto, di Nganjuk, di Gresik, di Sidoarjo, di semua daerah. Ada juga (undangan dari) Jakarta. Karena kita kan basic portofolio Jakarta, Bali juga. Jadi sebetulnya memang banyak undangan kalangan atas dari area Jakarta, Jawa Timur, Jakarta, dan Bali," katanya.
Menurut Vino, menjadi pilihan keluarga kelas atas tidak cukup hanya dengan menawarkan kualitas musik. Ada faktor lain yang justru sangat menentukan ketika Vinoqi harus bekerja di pesta pernikahan dengan konsep dan tuntutan yang sangat detail.
"Rata-rata orang have itu punya kemauan yang spesifik, jelas. Tentunya kalau kita ngomong kualitas dan lainnya itu pasti ya," kata Vino, kepada JatimTIMES, Kamis (8/10/2026).
Namun, kata dia, pelayanan, sikap, dan hospitality menjadi bagian penting ketika tim harus berhadapan langsung dengan klien maupun wedding organizer (WO).
"Service, attitude, hospitality itu ternyata juga penting saat kita harus menjamu mereka dan (harus) menjadi serba bisa dan mendadak, bagaimana proses penyelesaian masalah-masalah yang terjadi saat acara itu juga jadi pertimbangan," ujarnya.
Apalagi, Vinoqi tidak bekerja sendirian dalam sebuah pesta pernikahan. Tim harus berkolaborasi dengan WO dan vendor lain agar seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana.
"Kalau kita di dunia wedding kita nggak kerja sendiri, kita bareng sama wedding organizer. Dan bekerja dengan mereka otomatis nggak cuma bagus saja. Bagus saja itu banyak, cuma bagaimana kita bisa bekerja dengan baik, attitude juga nomor satu," tutur Vino.
Bagi Vino, tampil di pesta pernikahan keluarga kelas atas menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, di balik kemewahan acara, ada tantangan yang tidak selalu mudah.

(Foto: Potret musik orkestra Vinoqi Entertainment saat diundang di wedding belum lama ini. (Foto: istimewa)
Salah satunya ketika Vinoqi mendapat permintaan untuk menghadirkan orkestra yang mampu membawakan berbagai genre musik, termasuk gambus.
"Permintaan terunik otomatis selalu ada dan pasti ada. Salah satu contoh yang terakhir itu kayak minta orkestra yang semua genre bisa, bahkan sampai gambus pun harus genre gambus itu diorkestrakan," jelasnya.
Permintaan tersebut menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi tim Vinoqi. Sebab, mereka harus mempersiapkan aransemen yang berbeda dari format yang selama ini sudah biasa dimainkan.
"Kami sudah biasa kalau acara Chinese, acara wedding-wedding yang umum, lagu pop itu sudah biasa. Cuma dengan kemarin ada permintaan aneh, itu buat kami kayak semacam tantangan. Tapi kami happy banget sih. Kami mempersiapkan dengan sangat matang," katanya.
Untuk acara mewah yang dihadiri tamu VIP, Vinoqi juga memiliki standar tersendiri. Kedisiplinan menjadi salah satu hal yang wajib dijaga, mulai dari cek sound hingga mengikuti rundown acara.
"Kalau standar performa jelas ya kami pasti kalau performa itu harus disiplin. Sesuai jam cek sound itu harus sesuai dengan rundown. Kita nggak boleh merepotkan WO," ujar Vino.
Persiapan juga menyentuh penampilan seluruh personel. Penyanyi dan tim Vinoqi harus tampil rapi dengan busana yang disesuaikan dengan karakter acara.
"Kita pakai baju-baju dari desainer, kita pakai makeup artist juga, kita membawa hairdresser, hairstylist. Kita menggunakan penata gaya atau stylist untuk menentukan pakaian yang kita pakai untuk acara tertentu," katanya.
Sebelum tampil, tim bahkan menyiapkan mood board yang diajukan kepada klien. Playlist juga disusun berdasarkan hasil diskusi dengan pasangan maupun keluarga yang menggelar acara.
"Kita buatkan mood board-nya dulu, disetujui atau enggak sama klien. Kita membuatkan mood board playlist juga. Itu standar banget. Klien suka atau enggak itu base dari kita ngobrol, dari kita diskusi sama mereka," jelas Vino.
Menurut dia, seluruh persiapan tersebut merupakan standar minimum. Saat berada di atas panggung, tim tetap dituntut memberikan penampilan maksimal.
"Itu adalah standar performa bare minimum. Tapi pada saat tampil juga harus luar biasa. Penyanyi-penyanyi kita itu harus bisa membuat panggung-panggung itu menyala," tegasnya.
Selain itu, setiap acara tentu memiliki selera musik yang berbeda. Tantangan Vinoqi adalah menerjemahkan keinginan tersebut ke dalam aransemen yang sesuai dengan konsep acara, tetapi tetap bisa dinikmati tamu.
"Klien-klien itu punya selera musik yang spesifik, kita harus bisa memenuhi itu semua. Tapi tetap bisa membuat itu disukai sama tamu-tamu yang mostly ribuan ataupun intimate," kata Vino.
Untuk pesta yang bersifat intimate, fokus musik biasanya diarahkan pada keluarga dan teman dekat. Sementara untuk pesta besar, Vinoqi harus mencari titik temu antara keinginan pemilik acara dengan selera ribuan tamu yang hadir.
"Kalau sudah pesta besar, kita harus bagaimana caranya memenuhi maunya klien. Tapi di satu sisi, kita juga harus tetap keren di mata tamu-tamu yang datang. Nah, kita di something in between. Seru sih, itu adalah salah satu tantangan yang luar biasa," ujarnya.
Untuk acara besar, format orkestra menjadi salah satu yang paling banyak diminati. "Kalau acara besar sudah pasti orkestra sih. Orkestra itu statement acara besar, ballroom, gitu-gitulah," kata Vino.
Sementara untuk intimate wedding, terutama di Bali, formatnya bisa jauh lebih santai. Vino menyebut banyak pengusaha yang justru menginginkan pesta yang lebih dekat dan penuh keseruan bersama keluarga serta teman.
"Itu malah mereka cuma pengennya having fun, seru-seruan, rame-rame. Kadang kita bawa DJ biar makin rame ya, dance together, kita nyanyi bareng, sing along, bareng keluarga, bareng tamu-tamu yang cuma teman-teman," tuturnya.
Pengalaman Vinoqi menggarap pesta kelas atas juga tidak sebatas pernikahan di sejumlah kota di Indonesia. Vino menyebut timnya pernah dipercaya tampil dalam acara Sultan di Brunei hingga acara yang melibatkan para artis.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu hal yang membuat Vinoqi terus menjaga kualitas sekaligus mempertahankan kepercayaan klien.
"Jangan lupa ya kita pernah ke Brunei, acara Sultan, acara artis-artis juga. Itu membuat kita tetap bangga menjadi pilihan dari orang-orang have dan artis-artis itu," ungkapnya.
Lantas, setelah memiliki portofolio dari berbagai pesta mewah tersebut, apa proyek besar Vinoqi Entertainment berikutnya?
Vino memastikan ada sejumlah target yang tengah disiapkan. Namun, ia belum mau membocorkan detailnya.
"Proyek besar ada, jelas, tapi rahasia. Kita nggak bisa share. Pokoknya pantengin terus aja gebrakan kita di sosial media," pungkas Vino.



