JATIMTIMES – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pantura Banyuwangi-Situbondo, tepatnya di wilayah Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Rabu (7/10/2026) malam. Seorang perempuan penumpang sepeda motor tewas setelah kendaraan yang ditumpanginya terserempet bus penumpang.
Kecelakaan tersebut melibatkan Bus nomor polisi N-7017-UQ yang dikemudikan Buari (55), warga Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, dengan sepeda motor nomor polisi P-2138-FM yang dikendarai Firjon (41), warga Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo.
Dalam kecelakaan tersebut, Firjon yang berprofesi sebagai ASN mengalami luka lecet pada lutut kanan. Sementara penumpang sepeda motor, Lutfiatul Hasanah (34), meninggal dunia saat dilarikan ke pukesmas terdekat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo Ipda Rudyanto membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan bus dan sepeda motor tersebut.
“Semula kendaraan bus dan sepeda motor sama-sama melaju dari arah timur ke barat. Posisi sepeda motor berada di depan bus,” kata Ipda Rudyanto, Kamis (8/10/2026).
Menurut Rudyanto, kecelakaan terjadi ketika bus berusaha mendahului sepeda motor yang berada di depannya. Namun, proses mendahului dilakukan dalam jarak yang terlalu dekat.
“Sesampainya di TKP, kendaraan bus mendahului kendaraan sepeda motor. Namun jaraknya terlalu dekat sehingga kendaraan bus menyerempet sepeda motor,” jelasnya.
Setelah terserempet, terjadi kecelakaan yang menyebabkan pengendara dan penumpang sepeda motor menjadi korban. Pengendara sepeda motor mengalami luka, sedangkan penumpangnya meninggal dunia.
“Pengendara sepeda motor mengalami luka lecet pada lutut kanan, sedangkan penumpangnya meninggal dunia,” ungkap Rudyanto.
Rudyanto mengatakan, Satlantas Polres Situbondo masih melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut untuk mengetahui secara jelas rangkaian peristiwa yang terjadi.
“Kami masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadiannya,” pungkasnya.
Kecelakaan di jalur Pantura ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati ketika hendak mendahului kendaraan lain. Perhitungan jarak dan kondisi lalu lintas menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal.



