JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar, Senin (5/10/2026). Ziarah ke pusara Proklamator RI tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, yang puncaknya diperingati pada 12 Oktober 2026.

Khofifah tiba di kompleks Makam Bung Karno sekitar pukul 14.30 WIB. Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin turut mendampingi prosesi ziarah. Hadir pula Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah serta jajaran Forkopimda Blitar Raya.

Di pusara Bung Karno, rombongan memanjatkan doa sebelum dilanjutkan dengan tabur bunga. Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ziarah menjadi tradisi untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus menjaga ingatan terhadap tokoh-tokoh yang memiliki tempat penting dalam perjalanan bangsa dan Jawa Timur.

Ziarah untuk Mengingat Para Pendahulu

Khofifah

Khofifah mengatakan, ziarah tidak hanya dilakukan di Makam Bung Karno. Rangkaian serupa juga dilaksanakan di makam gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur yang telah wafat. Lokasinya tersebar di Jawa Timur hingga sejumlah daerah di luar provinsi.

Selain Bung Karno, ziarah antara lain dilakukan ke makam Gubernur pertama Jawa Timur Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo atau Gubernur Suryo dan Gubernur Muhammad Noor. Pembagian ziarah dilakukan di antara jajaran Pemprov Jawa Timur dan ditargetkan selesai sebelum puncak Hari Jadi pada 12 Oktober.

“Kita biasa ziarah ke makam Proklamator RI Bung Karno. Kemudian ziarah ke Gubernur Suryo, gubernur pertama, kemudian ziarah ke Gubernur Muhammad Noor,” kata Khofifah.

Menurut dia, tradisi tersebut sekaligus mengingatkan bahwa kepemimpinan hari ini merupakan kelanjutan dari pengabdian para pendahulu.

“Kita-kita ini pelanjut-pelanjut,” ujarnya.

Wali Kota Blitar Mas Ibin menyambut baik dipilihnya Makam Bung Karno sebagai salah satu titik penting dalam rangkaian Hari Jadi Jawa Timur. Menurut dia, kunjungan berbagai lembaga dan institusi negara menunjukkan bahwa penghormatan terhadap Bung Karno tetap terawat lintas generasi.

“Kami Pemerintah Kota Blitar sangat senang. Provinsi Jawa Timur menempatkan Sang Proklamator sebagai salah satu tokoh yang diziarahi dalam momentum penting seperti Hari Jadi Jawa Timur,” kata Mas Ibin.

Ia menegaskan Kota Blitar terbuka menyambut tokoh, lembaga, maupun masyarakat dari berbagai daerah yang datang untuk berziarah dan mengenang perjuangan Bung Karno.

“Kota Blitar siap menyambut semua tokoh dan lembaga yang menjadwalkan kunjungan untuk berziarah ke Makam Proklamator Bung Karno, baik setiap tahun maupun pada momentum-momentum penting,” kata Mas Ibin.

Dari Ziarah Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Ibin

Hari Jadi ke-81 Jawa Timur mengusung tema Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan. Khofifah menekankan kata berkelanjutan sebagai pesan penting agar capaian pembangunan tidak berhenti pada keberhasilan sesaat.

“Kalau ada kemajuan di sektor tertentu, jangan berhenti di situ saja. Ada pengembangan dan perluasan program yang harus terus kita dorong sehingga dampak dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat lebih luas,” ujarnya.

Salah satu sektor yang disoroti Khofifah adalah pertanian. Menurut dia, Jawa Timur perlu terus memperkuat produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Dalam rangkaian Hari Jadi, Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan alat dan mesin pertanian, termasuk combine harvester, kepada petani di sejumlah daerah.

Khofifah menyebut penggunaan combine harvester dapat memangkas waktu panen satu hektare lahan yang secara manual membutuhkan sekitar tiga hari menjadi sekitar satu jam. Tingkat kehilangan hasil panen juga dapat ditekan dari sekitar 9–11 persen secara manual menjadi 1–2 persen dengan mekanisasi.

“Ini yang saya sebut tidak berhenti di sini. Mari terus kita jaga, kita luaskan, kita tumbuh kembangkan. Itulah maju berkelanjutan,” kata Khofifah.

Semangat itu mendapat sambutan dari Mas Ibin. Ia berharap kemajuan Jawa Timur ikut menjadi energi bagi Kota Blitar untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan memperkuat pertumbuhan daerah.

“Semangat ini tentunya kami sambut dan menjadi inspirasi kami untuk terus memacu produktivitas ekonomi, memacu pertumbuhan, sehingga Jawa Timur dan Kota Blitar semakin maju, berkembang, dan makmur,” pungkas Mas Ibin.