JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang beserta sejumlah pihak terkait telah menyiagakan sembilan unit truk tangki air guna menanggulangi dampak kekeringan. Beberapa truk tangki yang telah disiagakan tersebut juga telah mendistribusikan bantuan air bersih kepada para warga yang terdampak kekeringan sejak beberapa bulan terakhir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Malang Purwoto menuturkan, sebanyak sembilan truk tangki tersebut akan mendistribusikan bantuan air bersih sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah yang terdampak kekeringan.
"Saat ini kami sudah hampir satu bulan penetapan tanggap darurat untuk kekeringan dan karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Saat ini kami juga sedang terus berproses untuk pengiriman air bersih di wilayah Kabupaten Malang," ujar Purwoto kepada JatimTIMES.
Sebagaimana diketahui, terdapat 33 kecamatan di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Dari 33 kecamatan tersebut, enam di antaranya dilaporkan terdampak kekeringan "Ada 13 desa pada enam kecamatan yang terdampak kekeringan," imbuhnya.
Sebaran wilayah kekeringan tersebut meliputi sejumlah desa yang ada di Kecamatan Sumberpucung, Donomulyo, Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Gedangan, Kalipare, dan Pagak.
"Saat ini ada 5.765 KK (kepala keluarga) yang terdampak kekeringan. Sementara untuk jumlah jiwa yang terdampak kekeringan ada 18.401 jiwa," bebernya.
Guna memenuhi kebutuhan pasokan air bersih kepada para warga yang terdampak kekeringan itulah, disampaikan Purwoto, BPBD Kabupaten Malang beserta sejumlah pihak terkait telah menyiagakan sembilan truk tangki. "Kami mengerahkan sembilan truk tangki air yang masing-masing tangki berkapasitas lima ribu liter," imbuhnya.
Sembilan truk tangki air yang telah disiagakan tersebut empat unit di antaranya berasal dari BPBD Kabupaten Malang. Kemudian dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, dan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) masing-masing satu unit truk tangki air.
Sementara untuk dua unit lainnya dari Perum Jasa Tirta I sehingga total genap berjumlah sembilan unit truk tangki air. "Secara bergiliran tiap titik ini dua hari sekali kami kirim (distribusi bantuan air bersih, red)," tuturnya.
Berdasarkan data terbaru yang disampaikan Purwoto, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan kepada para warga terdampak kekeringan tersebut mencapai 3.521.850 liter. "Ini data yang kami himpun kemarin per 2 Oktober (2026) malam," pungkasnya.



