JATIMTIMES - Sebanyak 257 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polresta Malang Kota selama Januari hingga Agustus 2026. Dari ratusan kejadian tersebut, 38 orang meninggal dunia dan 373 orang mengalami luka ringan.
Data tersebut menunjukkan risiko kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian di Kota Malang. Keselamatan berkendara perlu menjadi perhatian setiap pengguna jalan untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban.
Kanitkamsel Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Juana Gita Medinna Janis mengatakan, keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran dan kedisiplinan pengendara dalam mematuhi aturan di jalan raya.
“Keselamatan berkendara bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga kesiapan diri, kondisi kendaraan, dan kelengkapan administrasi sebelum berkendara. Setiap pengendara memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dirinya maupun pengguna jalan lainnya,” kata Juana.
Menurutnya, terdapat sejumlah perilaku yang berisiko memicu kecelakaan, seperti menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, hingga mengemudi sambil menggunakan telepon seluler.
Pengendara juga diimbau memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat serta menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.
Selain itu, kendaraan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Kelengkapan administrasi berupa SIM dan STNK juga wajib dipastikan sebelum kendaraan digunakan.
Juana menegaskan, disiplin berlalu lintas perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya ketika terdapat petugas yang melakukan pengawasan.
“Jangan menunggu ada petugas atau operasi lalu lintas untuk tertib. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan kesadaran setiap pengendara agar risiko kecelakaan dapat ditekan,” imbuhnya.
Ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa setiap pelanggaran lalu lintas berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan angka kecelakaan serta jumlah korban meninggal dunia di wilayah Kota Malang dapat ditekan.



