JATIMTIMES - Dalam upaya evaluasi dan pemberian pertimbangan terhadap kebijakan strategis universitas, Senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menggelar Sidang Paripurna selama tiga hari kedepan. Sidang Paripurna ini diikuti oleh seluruh anggota senat UIN Maliki Malang. 

Prof Dr Muhtadi Ridwan, Ketua Senat UIN Maliki Malang, menyampaikan optimisme akan kemajuan Kampus Ulul Albab yang semakin pesat. Untuk itu, melalui kegiatan yang berlangsung intensif selama tiga hari kedepan akan digali berbagai  macam potensi guna mencari solusi terbaik untuk mendorong pengembangan institusi di masa depan. 

"Saya percaya UIN Malang akan semakin maju. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, insyaallah universitas ini akan berkembang lebih besar,” ujarnya.

1

Dalam sidang tersebut, Prof. Muhtadi juga memaparkan pencapaian luar biasa UIN Malang. Tahun ini, universitas meraih 400 prestasi di tingkat nasional dan 360 di tingkat internasional. Belum lagi, saat ini UIN Malang memiliki 23.941 mahasiswa aktif dan didukung oleh 749 dosen, berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Namun, ia menekankan pentingnya sinkronisasi data, khususnya terkait prestasi nasional dan internasional. 

 “Prestasi mahasiswa perlu diapresiasi dengan perhatian khusus, terutama melalui alokasi dana delegasi untuk kompetisi reguler, nasional, dan internasional,” tambahnya. 

Lebih dari itu, UIN Maliki Malang juga banyak mencatatkan prestasi yang tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Prestasi ini mulai dari pusat bahasa terbaik hingga publikasi artikel terbanyak. Selain itu, upaya untuk menjadi kampus ramah lingkungan melalui program eco green terus digalakkan dan menjadi komitmen UIN Maliki Malang. 

2

Pada sisi pencapaian Guru Besar, UIN Maliki Malang juga mencatatkan prestasi yang gemilang. UIN Malang saat memiliki 68 guru besar, dengan 56 aktif mengajar, dan 48 di antaranya merupakan hasil pembinaan internal universitas.

Universitas dengan berbagai program strategis juga menekankan untuk pengembangan potensi dan karir para dosen agar setiap fakultas dapat melahirkan guru besar baru setiap semester. "Ini penting untuk meningkatkan kualitas lulusan UIN Maliki Malang melalui jumlah guru besar yang kita miliki," katanya. 

3

Sementara itu, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, sangat mengapresiasi capaian ini. Hal ini tentunya berkat kerja keras semua pihak yang berkomitmen dalam mendorong kemajuan lembaga. Dengan sinergi yang solid antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, UIN Maliki Malang optimis terus menjadi institusi unggulan yang berkontribusi bagi bangsa, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

"Apa yang disampaikan Ketua Senat benar adanya. Saya menilai tidak ada senat perguruan tinggi lain yang seprogresif UIN Malang. Banyak perguruan tinggi lain yang melakukan benchmarking ke sini,” ungkapnya. 

Dalam hal pencapaian guru besar, pihaknya juga optimis dapat mencapai target 100 Guru Besar. Tentu, optimisme ini sejalan dengan berbagai program strategis yang dijalankan. Selain itu, dalam hal digitalisasi berbagai aspek yang ada di kampus juga terus didorong, termasuk juga dalam hal penelitian. 

"Dosen tidak hanya mengajar, tapi penelitian harus digalakkan," pungkasnya.