JATIMTIMES - Dalam sebuah diskusi bertajuk AKS (Ayo Kabeh Sedulur), calon wali kota Batu nomor urut 2 Firhando Gumelar mendapatkan aspirasi dari anak muda Kota Batu. Sekitar 100 pemuda hadir dengan keresahan dan harapan serta pandangan yang ditujukan untuk memajukan Kota Batu.
Forum itu berlangsung di Taman Pinus Jalan Langsep Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan/Kota Batu, Kamis (14/11/2024) malam.
Ketua Tim Media Center Koalisi Pemenangan GURU (Gumelar-Rudi) Cakra Negara menjelaskan, forum tersebut berawal dari keresahan anak muda di Batu yang selalu dianggap anak kemarin sore. Padahal pemuda memiliki banyak pemikiran ke depan yang jika disatukan bisa memunculkan gagasan untuk kebaikan Kota Batu.
Terlebih dengan hadirnya calon wali kota dari pemuda diharapkan dapat memimpin kota dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
"Dari keresahan, forum ini melibatkan pemuda Kota Batu. Dengan pilkada ini, harapan kami sebagai anak muda mendapatkan pemimpin yang mengembalikan Kota Batu jadi kota sejuk, tidak hanya udaranya tapi juga kesejahteraan rakyatnya," ujar Cakra.
Aspirasi banyak disampaikan kepada Firhando Gumelar sebagai calon wali kota yang dirasa siap menampung dan memajukan kota dengan peran pemuda. "Anak muda harus diberikan tempat yang banyak, baik sektor pertanian, perdagangan dan lainnya, karena anak muda punya banyak potensi yang harus di-support. Adanya sosok pemimpin yang mewakili anak muda yang menjadikan kota lebih sejuk jadi harapan forum ini," jelasnya.
Forum diskusi tersebut melibatkan beberapa narasumber tokoh muda berbagai kalangan. Seperti politisi muda, anggota DPRD, organisasi kepemudaan di Kota Batu seperti Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, dan Gus Muda, salah satu pengasuh pesantren di Kota Batu.
Firhando yang hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terlebih ,kegiatan ini bersama kaum milenial atau anak muda yang peduli dengan Kota Batu.
"AKS Kota Batu ini luar biasa karena kita bisa duduk bareng dan saling cerita keluh kesah anak muda dalam dunia politik dan terlebih saya juga salah satu calon wali kota juga wajib memberikan motivasi kepada anak muda Kota Batu ke depan,” ujar Mas Gum, sapaannya.
Beberapa persoalan seperti minimnya minat petani muda, fasilitas olahraga, hingga pendidikan dan pengelolaan lingkungan hidup menjadi topik yang banyak diangkat dan dipertanyakan. Firhando Gumelar menjawab keluh kesah tersebut dengan beberapa program penjabaran dari visi dan misinya.
"Soal pertanian di kota batu dalam peogram saya kedepan melibatkan seluruh pemuda pemudi, sistemnya diperbaiki terlebih dahulu. Modernisasi teknologi bakal jadi sumber ketertarikan bagi milenial dan gen Z. Ke depan juga diberikan pelatihannya, sampai soal keuangan dan marketing," ucapnya.
Untuk pengolahan sampah, dia menjanjikan program waste to energy dengan membawa teknologi. Sementara hasil pilah sampah akan jadi produk bernilai ekonomis yang dilatih di lingkup RW. Hal ini menurut dia tak lepas dari peran dan bagaimana membangkitkan kesadaran masyarakat, termasuk pemuda.
Gumelar menyebut, 50 persen lebih daftar pemilih tetap (DPT) adalah generasi milenial dan generasi Z. Oleh karena itu, ia menegaskan, sudah seharusnya pembangunan Kota Batu berlandaskan kebutuhan saat ini dan masa depan anak-anak muda.
"JIka Kota Batu dibangun dengan semangat dan gelora anak muda, maka Kota Batu bisa naik kelas dan bisa menjadi kota wisata kelas dunia. Terlebih, Kota Batu memiliki segudang potensi wisata dan sumber daya manusia yang mumpuni yang dimiliki oleh anak muda Kota Batu," imbuhnya.



