JATIMTIMES - Acara kirab budaya dengan balutan Apel Kebangsaan Cinta Pluralisme di Alun-Alun Jember menuai beragam apresiasi. Pelaku budaya yang juga pegiat sosial Miftahur Rachman atau Cak Memet menyebut, kirab budaya di Jember tahun ini adalah paling spektakuler.
Kirab budaya diawali kirab pusaka Nusantara di sepanjang jalan Gajah Mada dan Sultan Agung. Selain itu, ini pertama kalinya ada intervensi langsung dari Bupati, sehingga ada keterlibatan ribuan warga dari seluruh desa dan camat di Jember.
"Kirab seperti ini, baru pertama kalinya digelar dan didukung oleh Bupati, Bupati sebelumnya tidak pernah ada yang seperti ini. Saya mengapresiasi kepedulian Gus Bupati pada kirab budaya tahun ini," ujar Cak Memet.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau biasa disapa Gus Fawait, kepada wartawan menyampaikan, bahwa kegiatan budaya seperti ini, seharusnya bisa digelar lebih meriah lagi, dengan acara yang lebih besar.
Bahkan dirinya berharap, kirab budaya bisa dikemas seperti event Jember Fashion Carnival (JFC), namun lebih mengusung tema budaya nusantara. "Saya ingin, event seperti ini bisa digelar lebih besar lagi tahun berikutnya, ya setidaknya mendekati event JFC, tapi lebih pada mengangkat tema budaya nusantara," ujar Bupati Jember Gus Fawait.
Gus Fawait menambahkan, dengan adanya kirab budaya ini, menunjukkan kepada masyarakat luas, bahwa Jember memiliki penduduk dari berbagai suku dan etnis. Juga bisa menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga bisa menggambarkan wajah miniatur Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan agama.
"Karena bangsa Indonesia besar, adanya berbagai macam suku, dan kota kita juga ada banyak suku dan etnis yang menjadi warga Jember, ini sebuah kekayaan budaya yang tidak dimiliki kota lain," pungkas Bupati. (*)



