JATIMTIMES - Seorang perempuan bernama Shaskia Maulidina (30), yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (10/10/2026), ditemukan dalam kondisi hidup di dasar jurang sedalam sekitar 15 meter di Jalan Bandulan Gang 8, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (11/10/2026). Korban yang berprofesi sebagai PNS tersebut mengalami patah tulang kaki kiri dan luka di kepala sebelum dievakuasi petugas.

Saat dievakuasi, korban mengalami patah tulang atau fraktur pada kaki kiri serta luka di bagian kepala. Shaskia kali pertama ditemukan oleh warga sekitar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan laporan mengenai adanya seseorang yang terjatuh ke jurang diterima petugas pada pukul 09.34 WIB. Laporan tersebut diinformasikan warga.

”Awalnya kami mendapat laporan dari warga ada seseorang yang terperosok dan jatuh ke jurang pada pukul 09.34 WIB,” kata Pandu, Minggu (11/10/2026).

Menindaklanjuti laporan itu, lima personel UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang langsung diberangkatkan menggunakan satu unit light rescue kajama. Petugas menempuh jarak sekitar 4,4 kilometer.

Setelah melakukan asesmen terhadap kondisi medan, petugas menentukan jalur evakuasi dengan menyeberangi Sungai Metro menuju kawasan perumahan terdekat. Langkah tersebut dipilih karena dinilai menjadi cara paling efisien untuk mengangkat korban dari lokasi kejadian.

”Setiba di lokasi, petugas melakukan asesmen dan menemukan cara paling efisien, yaitu membawa korban menyeberangi sungai menuju perumahan terdekat,” imbuh Pandu.

Sebelum dipindahkan, korban terlebih dahulu mendapatkan penanganan awal, dengan pembidaian pada bagian tubuh yang mengalami cedera. Selanjutnya, Shaskia dinaikkan ke atas tandu dan dibawa menyeberangi Sungai Metro dengan bantuan petugas.

Proses evakuasi melibatkan lima personel pemadam kebakaran serta relawan Es Teh Anget. Operasi penyelamatan berlangsung selama sekitar 35 menit.

”Korban dibidai dan dinaikkan ke atas tandu, lalu dibawa menyeberangi Sungai Metro. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa relawan ambulans menuju RSSA Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim evakuasi, Shaskia telah dilaporkan hilang sejak Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dengan demikian, korban diduga berada di lokasi tersebut selama berjam-jam sebelum akhirnya ditemukan pada Minggu pagi.

Pandu menyebut pihaknya belum memperoleh informasi lengkap mengenai penyebab korban bisa terperosok ke jurang. Kondisi psikologis korban yang disebut belum stabil setelah berada sendirian di lokasi selama semalaman juga menjadi kendala dalam menggali keterangan lebih lanjut.

“Kami masih minim informasi terkait penyebab korban bisa jatuh ke jurang, karena kondisi psikologis korban kurang stabil setelah semalaman berada di lokasi sendirian,” ungkapnya.

Sementara itu, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.