JATIMTIMES - Tahap penilaian lapangan pada Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) Kota Malang 2025 telah usai. Tiga kelurahan yang lolos babak tiga besar yakni Kelurahan Bandungrejosari, Kelurahan Bunulrejo dan Kelurahan Tasikmadu telah menampilkan sejumlah potensi dan inovasi yang dimiliki. 

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Pemkot Malang, Yuyun Nanik Ekowati membenarkan bahwa tahap penilaian lapangan telah usai. Kini, tim juri tinggal melakukan penilaian akhir. 

“Besok tim juri finalisasi penentuan juara 1, 2 dan 3. Dan nantinya, juara akan kami umumkan pada 14 April 2024 setelah apel di Balai Kota Malang,” kata Yuyun kepada JatimTIMES. 

Usai menemukan juara, Pemkot Malang hanya tinggal memoles juara tersebut untuk tampil pada Lomdeskel tingkat Provinsi Jawa Timur. Karena menurutnya, untuk tampil pada tingkat provinsi, kelurahan harus benar-benar maksimal, mulai dari tahap paparan hingga tahap penilaian lapangan. 

“Setelah itu kami akan all out ke tingkat Provinsi Jatim yang dimulai 20 April 2025. Yang juara nanti akan ada pembenahan, terutama sisi administrasi. Karena penilaian provinsi itu administrasi lebih dulu. Supaya provinsi yakin ke Malang kalau prestasinya sudah bagus. Karena nanti ada sistem gugur,” beber Yuyun. 

Yuyun pun memberikan pesan kepada kelurahan yang masuk tiga besar. Siapapun nanti yang terpilih, seharusnya untuk melakukan perbaikan. Mulai dari sisi administrasi hingga paparan yang menarik. Sehingga hal itu dapat membuat juri penasaran dengan apa yang dimiliki kelurahan. 

“Ini untuk upaya perbaikan kedepan. Intinya banyak potensi wilayah, harus ada inovasi terkait pengembangan kewilayahan. Peran pak lurah harus ada, kalau potensi ada peran pak lurah akan sangat luar biasa,” ungkap Yuyun. 

Di sisi lain, Yuyun berharap kelurahan dapat menampilkan paparan yang bagus dan lengkap. Karena dari situ, juri akan melihat keseriusan peserta saat mengikuti Lomdeskel tingkat Provinsi Jatim. 

“Semua potensi harus dipaparkan. Karena kalau masuk tingkat provinsi, jurinya tidak tau potensi wilayah, sehingga kalau akan buat kejutan, justru malah tidak bisa,” tutur Yuyun.