JATIMTIMES - Institut Teknologi Al Mahrusiyah (ITAMA) Kota Kediri menggelar wisuda perdana di Aula KH. Imam Yahya Mahrus, Selasa (13/10/2026). Kegiatan wisuda perdana juga menghadirkan Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. KH. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak., CA., guna mematangkan blueprint tata kelola institusi berbasis pesantren.
Wakil Rektor Institut Teknologi Al-Mahrusiyah (ITAMA), Dr. M. Fajruddin Fatwa, M.Pd sekaligus sebagai Ketua Pelaksana Wisuda Perdana mengatakan, Institut Teknologi Al-Mahrusiyah (ITAMA) menyelenggarakan wisuda perdana dengan mengkolaborasikan ITAMA dan Universitas Airlangga (UNAIR), serta menghadirkan Prof. Nasih selaku Rektor UNAIR ke-13 untuk menjembatani perbaikan tata kelola institusi ITAMA.
"Ke depannya, diharapkan dalam pengembangan ITAMA, kampus ini mampu mencontoh langkah-langkah UNAIR dalam meningkatkan ranking world sampai ke peringkat 300 dunia," terangnya.
Ia mengungkapkan, alasan ITAMA menggandeng UNAIR dikarenakan rumpun keilmuan program studi yang hampir sama dan selaras, serta berada di bawah satu atap Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
"ITAMA memilih UNAIR sebagai mentor dalam tata kelola universitas atau Good Governance University karena UNAIR memiliki eksistensi yang sudah diakui secara dunia, dengan harapan ITAMA dapat mencontoh UNAIR dari segala aspek baik tata kelola, tata pamong, akuntansi, dan lain-lain sehingga ITAMA mampu berkolaborasi dengan kampus-kampus di dunia,"ungkapnya.
Fajruddin menambahkan,untuk wisudawan per hari ini jumlahnya masih sedikit; pada awal masuk mahasiswa berjumlah 25 orang, dan untuk wisuda kali ini berjumlah 23 orang. Di Institut Teknologi Al-Mahrusiyah sendiri terdapat 6 program studi, yaitu Hukum Bisnis, Manajemen Retail, Pendidikan Teknologi Informasi, Sistem Informasi, Informatika, dan Teknik Sipil. Wisuda kali ini meluluskan mahasiswa dari angkatan pertama untuk program studi Teknik Sipil, Sistem Informasi, dan Informatika dengan total 23 wisudawan.
"Tema wisuda perdana hari ini mengangkat tema "Good Governance, Teknopreneurship" terkait pengembangan perguruan tinggi berbasis pesantren. Dari tema inilah ITAMA menyelaraskannya dengan menggandeng Universitas Airlangga Surabaya. Di Kediri, ITAMA adalah salah satu perguruan tinggi—bahkan mungkin satu-satunya—yang berafiliasi dengan paham Ahlussunnah wal Jamaah serta menjadi kampus teknik berbasis pesantren pertama di Kota Kediri, dengan menyediakan program studi di rumpun teknik dan komputer,"imbuhnya.
Ia berharap, kepada para wisudawan ke depannya adalah agar mereka menjadi lulusan yang futuh intelektual, munu spiritual, dan rusuh kultural. Futuh intelektual dalam artian tetap mengembangkan intelektual keilmuannya, munu spiritual dengan tetap berpedoman teguh pada spiritual kepesantrenannya, serta rusuh kultural yang sesuai dengan mengikuti perkembangan zaman.



