JATIMTIMES - Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Kelas PPG PGSD 2C Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) membawa inovasi pembelajaran berbasis projek ke SDN Pisangcandi 02 Kota Malang melalui program “Batik Shinara”.

Program bertajuk “Batik Shinara: Inovasi Shibori dan Ecoprint dalam Penguatan Kreativitas Peserta Didik” itu dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026. Siswa dilibatkan secara langsung dalam proses membuat karya tekstil dengan menggabungkan teknik shibori dan ecoprint.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Unikama, Dr. Rosita Dwi Ferdiani, S.T., M.Pd., mengatakan Batik Shinara dirancang untuk memberi pengalaman baru kepada siswa dalam mengeksplorasi bahan dan teknik pewarnaan.

“Pelatihan batik Shinara yang dikombinasikan dengan teknik shibori dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa-siswi dalam memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai media berkarya,” kata Rosita.

Ia mengatakan siswa juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba berbagai kemungkinan dalam menghasilkan motif.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kreativitas siswa dalam mengeksplorasi berbagai teknik pewarnaan dan menghasilkan karya batik yang unik serta menarik,” ujarnya.

Dalam Batik Shinara, teknik shibori dilakukan dengan melipat, mengikat, menjepit, atau menggulung kain sebelum proses pewarnaan. Cara tersebut digunakan untuk membentuk pola tertentu pada kain.

Sementara teknik ecoprint menggunakan daun, bunga, dan bagian tumbuhan lainnya untuk menghasilkan motif alami. Kedua teknik kemudian dipadukan dalam satu rangkaian pembelajaran sehingga siswa dapat mengeksplorasi pola, warna, motif, dan komposisi karya.

Mahasiswa PPG Unikama memberikan ruang kepada siswa untuk menentukan rancangan karya masing-masing. Siswa tidak hanya mengikuti pola yang sudah ditentukan, tetapi dapat memilih ide, bahan, warna, dan bentuk motif sesuai eksplorasi mereka.

Proses pembelajaran dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari pengenalan teknik, eksplorasi bahan dan ide, perancangan motif, praktik pembuatan, penyelesaian hingga evaluasi karya.

Pada proses tersebut, siswa juga menghadapi pilihan terkait bahan dan pola yang akan digunakan. Pendampingan mahasiswa diarahkan agar siswa dapat mencoba, menentukan pilihan, serta menyelesaikan persoalan yang muncul selama pembuatan karya.

Pemanfaatan bahan alam dalam ecoprint turut diperkenalkan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Daun dan bunga digunakan sebagai media pembentuk motif pada kain sekaligus menjadi bahan eksplorasi siswa.

Batik Shinara menjadi bagian dari Projek Kepemimpinan mahasiswa PPG Unikama 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menjalankan proses perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, komunikasi, kerja sama, dan evaluasi dalam sebuah projek pembelajaran.

Program dengan slogan “SHINARA: Bersinar, Berkarya, Berdaya, Luar Biasa-Melesat Mbois Ilakes” tersebut diikuti siswa SDN Pisangcandi 02 Kota Malang. Pelaksanaan projek didampingi Dr. Choirul Huda, M.Si. dan Dr. Rosita Dwi Ferdiani, S.T., M.Pd., selaku dosen pembimbing.