JATIMTIMES – Upaya terus dilakukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum atau PDAM Kabupaten Lamongan untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan air minum di tengah musim kemarau ini. Salah satu dilakukan di perumahan Tambora, di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Direktur Perumda Air Minum Lamongan, Muhammad Syahril Majidi, mengaku jika pendistribusian air di perumahan tersebut masih belum merata. Sehingga diperlukan langkah alternatif untuk mencukupinya. “Suply air ke perumahan Tambora masih status trial (percobaan) sampai dengan 3 bulan,” kata Syahril kepada jatimTIMES, Rabu (23/9/2026). 

Memang saat ini, masih menurut Syahril, air mengalir tidak merata, karena air tidak bisa mengalir di dataran yang lebih tinggi. Maka kami sedang proses pengadaan tandon air 60 m3 (60.000 liter) dan itu butuh waktu,” lanjutnya.

Selain kendala tersebut, Syahril juga mengungkapkan bahwa pasokan dari PT AB (Air Bersih) menurun, lantaran kabel induk untuk booster di Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, hilang.

“Sementara harus menggunakan kabel yang lebih kecil. Namun PT AB janji lakukan proses pengadaannya dalam kurun waktu satu bulan,” tandasnya.

Untuk diketahui, pemasangan jaringan (tersier) dan Sambungan Rumah (SR) PDAM di perumahan yang terletak di dua desa, yakni Desa Tambakrigadung dan Desa Jatirejo, Kecamatan Tikung tersebut, selesai sekitar Agustus lalu.

Namun dengan kendala tersebut, harapan ribuan keluarga untuk bisa tercukupi kebutuhan air bersih pada kemarau ini, masih sebatas harapan.

“Kami bekerja sama dengan developer terus berusaha untuk menyediakan air secara optimal. Namun kami mohon waktu, karena membutuhkan proses,” ungkap Syahril.