JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Perikanan terus mendorong setiap masyarakat untuk dapat meningkatkan konsumsi ikan untuk menjaga kesehatan serta perbaikan gizi, utamanya untuk penanganan stunting terhadap balita.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring menyampaikan, bahwa untuk saat ini tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Malang masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan instrukai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Pasalnya, menurut Victor, untuk konsumsi ikan per kapita di Kabupaten Malang berada di angka 32 kilogram per tahun. Sedangkan rata-rata secara nasional konsimsi ikan di Kabupaten Malang mencapai 52 kilogram per tahun.
"Sesuai dengan instruksi Kementerian Kelautan dan Perikanan harapannya kan bisa 100 gram per hari untuk konsumsi ikan kita. Berarti sekitar 360 sekian kilogram per tahun," ungkap Victor kepada awak media
Menurut Victor, capaian konsumsi ikan yang masih terbilang rendah tersebut disebabkan distribusi ikan untuk konsumsi yang kurang merata di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya, konsumsi ikan di masyarakat masih jauh dari target Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Terlebih lagi, dorongan kepada masyarakat agar meningkatkan konsumsi ikan memiliki banyak manfaat. Pasalnya ikan memiliki banyak gizi yang cukup lengkap dan penting untuk menjaga kesehatan masyarakat, serta menangani permasalahan stunting pada balita.
Oleh karena itu, melalui peningkatan konsumsi ikan ini, pihaknya juga berkomitmen mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto yakni pembagian Makanan Bergizi Gratis atau MBG. Di mana hal itu merupakan wujud implementasi arahan dari Direktorat Jenderal Peningkatan Daya Saing Kelautan Perikanan (PDSKP) RI yang menginstruksikan unit pengolah ikan di daerah dapat berpartisipasi dalam program pembagian makanan bergizi gratis.



