JATIMTIMES - Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memprediksi 64.459 pelanggan akan menggunakan transportasi kereta api pada Libur Natal dan Tahun Baru 2025. Jumlah yang masuk itu yang akan naik dan turun di Stasiun Malang.
Dari data yang masuk KAI Daop 8 Surabaya, 64.459 pelanggan terdiri dari 34.491 yang naik kereta api di Stasiun Malang. Sisanya 29.968 pelanggan yang turun dari kereta api di Stasiun Malang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, mayoritas para pelanggan ini didominasi dengan kereta api tujuan Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Jember dan Banyuwangi.
“Dara ini masih akan terus bertambah secara dinamis. Melihat penjualan tiket masih berlangsung,” ujar Luqman, Rabu (18/12/2024).
Untuk memprediksi lonjakan selama periode Nataru menghadurkan 2 kereta api tambahan dengan keberangkatan dari Stasiun Malang. Yakni KA Arjuno Ekspres relasi Malang - Surabaya Gubeng, dan KA Gajayana Tambahan relasi Malang - Gambir.
Dengan demikian, selama periode Nataru Stasiun Malang mengoperasikan 12 KA yang terdiri dari 10 KA jarak jauh reguler, 1 KA jarak jauh tambahan, dan 1 KA lokal komersial tambahan.
"Terdapat 6.094 tempat duduk setiap hari dari KA keberangkatan Stasiun Malang selama Libur Nataru,” terang Luqman.
Berikut adalah KA paling favorit selama periode Libur Nataru 2024/2025 keberangkatan Stasiun Malang :
1. KA Tawangalun relasi Malang Kotalama - Ketapang : 8.460 tiket;
2. KA Jayabaya relasi Malang - Pasarsenen, telah terpesan 8.289 tiket;
3. KA Majapahit relasi Malang - Pasarsenen, telah terpesan 7.271 tiket;
Luqman mengimbau bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan transportasi kereta api untuk berlibur pada masa Nataru, untuk segera melakukan pemesanan agar dapat memilih jadwal perjalanan kereta api yang diinginkan.



