JATIMTIMES - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Situbondo menggelar Apel Siaga Pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Selasa (19/11/2024) di lapangan Alun-Alun Situbondo.
Kegiatan apel siaga tersebut dihadiri oleh 1.471 pengawas, terdiri dari 51 panwaslu kecamatan, 136 staf panwaslu kecamatan, 136 panwaslu kelurahan/desa, dan 1.030 pengawas TPS.
Usai apel siaga, Ketua Bawaslu Kabupaten Situbondo Ahmad Faridl Ma'ruf di hadapan sejumlah wartawan mengatakan bahwa Apel Siaga Pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2024 ini dilaksanakan untuk mengetahui secara langsung kesiapan pengawas tingkat kecamatan, tingkat desa dan kelurahan serta pengawas TPS.
"Dengan apel ini, saya berharap mereka dapat melakukan tahapan tahapan pengawasan secara profesional dan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Situbondo serta cagub-cawagub Jawa Timur," kata Faridl.
Tidak hanya itu. Faridl juga mengatakan, pengawas Pilkada serentak 2024 yang ada di seluruh Kabupaten Situbondo juga harus tegas dalam menindak dugaan dugaan pelanggaran pilkada tanpa pandang bulu. "Tujuannya untuk menyatukan tekat dan komitmen yang kuat dalam melakukan tindakan pelanggaran pemilukada dalam mengawal demokrasi dan menegakan keadilan," ucap dia.
Faridl juga menegaskan bahwa laporan yang masuk ke Bawaslu ada 18 laporan. "Dari 18 laporan itu, ada 5 laporan teregister yang ditangani Bawaslu dan 2 di antara laporan tersebut ada pelanggaran administratif dan dugaan pelanggaran pidana pemilu yang saat ini sedang proses penyidikan yang dilakukan rekan-rekan kejari Situbondo yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu," pungkas Faridl.
Hadir dalam kegiatan apel tersebut, sekda Situbondo, ketua DPRD Situbondo, kajari Situbondo, kapolres Situbondo, dandim 0823 Situbondo, ketua Pengadilan Negeri Situbondo, dan tamu undangan lainnya.



