JATIMTIMES - Nama Rahmat Erwin Abdullah tengah ramai dibicarakan publik setelah ia memecahkan rekor dunia dalam Kejuaraan Angkat Besi Asia (AWC) 2025 di Jiangshan, China, Minggu (11/5) dan menyabet 3 emas.
Dikutip dari Instagram federasi angkat besi Indonesia (PABSI), Rahmat Erwin mendapatkan tiga medali emas di kelas 73 Kg.
Ajang ini memang berbeda dengan ajang Olimpiade, pada Olimpiade satu kelas hanya memperebutkan satu emas. Namun dalam ajang kejuaraan Asia ini, satu kelas memperebutkan tiga emas.
Dalam Kejuaraan Asia tahun 2025 ini, Erwin mendapatkan emas untuk angkatan Snatch yakni seberat 155 Kg. Emas kedua dia dapatkan dari angkatan clean & jerk dengan angkatan 205 Kg. Untuk capaian Erwin di clean & jerk ini adalah rekor dunia baru. Emas ketiga dia dapatkan dari angkatan total yakni snatch ditambah clean & jerk yakni 360 Kg.
"Rahmat Erwin Abdullah, M 73 A. Snatch 155Kg - Gold Medal. Clean & Jerk 205Kg - Gold Medal - New WR. Total 360Kg - Gold Medal. Asian Weightlifting Championships Jiangshan, China 2025. Congratulation Rahmat Erwin," tulis PB PABSI dalam unggahan video di Instagram, dikutip Senin (12/5/2025).
Sementara itu, pelatih Rahmat Erwin sekaligus ayah kandungnya melalui Instagram resminya memberikan komentarnya atas prestasi yang diraih oleh anaknya itu.
"Suatu kejuaraan atau pertandingan terakhir yang juga sekaligus perpisahan [Rahmat Erwin] untuk kategori 73kg dan selanjutnya di bulan Juni 2025 kelas baru akan diberlakukan," ucap Erwin Abdullah dikutip dari Instagram pribadinya, Senin (12/5).
Rahmat Erwin mengatakan jika ajang Olimpiade Asia ini tidak akan pernah terlupakan karena prosesnya yang tidak mudah untuk dilalui.
"Kenangan indah pada pertandingan atau kejuaraan Asia Jiangshan Mei 2025 ini sebagai penutup dan tidak akan kami lupakan. Begitu banyak kenangan pahit manisnya yang dilalui selama mengikuti event pertandingan kategori 73kg. Salam abadi. Terima kasih banyak untuk semuanya," sambungnya.
Setelah prestasi yang ditorehkan, nama Rahmat Erwin langsung menjadi perbincangan publik hingga namanya masuk di Google Tren. Lantas siapa sebenarnya Rahmat Erwin itu? Berikut profilnya.
Profil Rahmat Erwin
Dilansir dari Wikipedia, Rahmat Erwin Abdullah lahir di Kota Makassar, pada tanggal 13 Oktober 2000. Ia putra dari pasangan mantan atlet Erwin Abdullah dan Ami Asun Budiono.
Kemampuan Rahmat Erwin Abdullah dalam cabang olahraga angkat besi tidak diragukan lagi. Sebelumnya, ia tercatat telah memberikan sejumlah medali emas untuk Indonesia.
Keberhasilan rahmat di cabang olahraga angkat besi tak terlepas dari sosok pelatih sekaligus ayah kandungnya. Ayah rahmat, Erwin Abdullah juga merupakan mantan atlet angkat besi nasional.
Sebelum dilatih oleh ayahnya, Rahmat sempat dilatih oleh sang ibu, Ami Asun Budiono yang juga merupakan mantan lifter nasional. Jadi boleh dikata pencapaian Rahmat saat ini tak terlepas dari peran ayah dan ibunya.
Rahmat merupakan putra tunggal Erwin dan Ami. Sejak usia 15 tahun Rahmat telah serius menekuni olahraga angkat besi. Namun ia baru memulai debutnya sebagai atlet angkat besi saat berusia 19 tahun.
Saat itu ia bertanding di ajang Asian Junior Championship 2019 di Pyongyang, Korea Utara. Dalam pertandingan tersebut Rahmat berhasil meraih medali emas di kelas 73.
Di tahun yang sama, Rahmat kembali mendapatkan medali emas untuk Indonesia di ajang SEA Games di Filipina. Kemudian, di tahun 2020, Rahmat juga mendapatkan medali emas di Kejuaraan Angkat Besi Remaja dan Junior Asia di Tashkent, Uzbekistan.
Tahun demi tahun Rahmat semakin menunjukkan kekuatannya. Hingga pada tahun 2023, ia kembali meraih medali emas di ajang Asian Games 2023 sekaligus memecahkan rekor dunia di angkatan clean and jerk.
Biodata Rahmat Erwin Abdullah
Nama Lengkap Rahmat Erwin Abdullah
Tempat Lahir: Makassar
Tanggal Lahir: 13 Oktober 2000
Umur: 23 Tahun
Orang Tua:
Ayah: Erwin Abdullah
Ibu: Ami Asun Budiono
Asal Sekolah: SMA Nasional Makassar.



