JATIMTIMES - Empat suporter PSS Sleman meninggal dunia setelah Toyota HiAce yang ditumpangi rombongan pendukung tim berjuluk Super Elang Jawa itu mengalami kecelakaan di ruas Tol Ngawi-Kertosono, Minggu (18/10/2026). Kendaraan tersebut menabrak truk tronton saat rombongan dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan laga melawan Persebaya Surabaya.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki membenarkan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang. Satu korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Caruban, Madiun.

“Betul korban bertambah jadi empat,” ujar Ridwan, dikutip Antara, Minggu (18/10/2026).

“Meninggal yang satu di lokasi, yang tiga di RSUD Caruban saat perawatan,” lanjutnya.

Kecelakaan tersebut melibatkan Toyota Microbus HiAce bernomor polisi AB 7831 E dan truk tronton bernomor polisi H 1872 AG. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, HiAce yang dikemudikan pria berinisial H melaju dari barat ke timur.

Kendaraan itu diduga kurang konsentrasi hingga menabrak bagian belakang samping kanan truk tronton yang berjalan di jalur lambat. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Saat ini masih penyelidikan,” tegas Ridwan.

Salah satu suporter yang mengalami luka, Dimas, mengatakan rombongan berangkat dari Sleman sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka hendak mendukung PSS Sleman yang dijadwalkan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu sore.

Dimas menyebut kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan mobil ketiga dari total enam Toyota HiAce yang berangkat bersama. “Tadi rombongan kendaraan nomor tiga yang kecelakaan dari enam total kendaraan,” ujar Dimas, dikutip detikJatim.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi tabrakan karena sedang tertidur ketika kejadian berlangsung.

“Tadi berangkat sekitar pukul 06.00 WIB dari Sleman dan kecelakaan dengan tronton. Saya ndak tahu karena posisi tidur,” tuturnya.

Manajemen PSS Sleman membenarkan adanya kecelakaan yang menimpa rombongan suporter dalam perjalanan menuju Surabaya. Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan rombongan suporter PSS Sleman yang tengah melakukan perjalanan menuju Surabaya,” kata Vita.

Vita mengimbau Sleman Fans agar berhati-hati selama perjalanan, saling menjaga, dan mengingatkan satu sama lain demi keselamatan hingga kembali ke Sleman.

“Kita berangkat bersama untuk mendukung tim kebanggaan; semoga kita semua dapat kembali ke Sleman dengan selamat dan senantiasa berada dalam perlindungan,” ujarnya.

Ia juga mendoakan keluarga dan sahabat korban yang meninggal dunia agar diberi kekuatan dan keikhlasan. Sementara itu, para korban yang masih menjalani perawatan diharapkan segera pulih.

Vita menjelaskan, pusat komunikasi gabungan yang melibatkan perwakilan suporter, korban selamat, manajemen, rumah sakit, dan kepolisian tengah menghimpun serta memverifikasi informasi terkait insiden tersebut. Proses pendataan masih berlangsung dengan mempertimbangkan keterbatasan personel dan jarak antarlokasi.

“Saat ini call center komunikasi gabungan antara perwakilan suporter, korban selamat, manajemen, rumah sakit, serta kepolisian sedang mencoba mendata seluruh informasi karena keterbatasan personel dan jarak,” jelasnya.

Sebelumnya, berdasarkan informasi awal yang diterima manajemen, kecelakaan terjadi di ruas Tol Madiun KM 616 sekitar pukul 08.15 WIB. Toyota HiAce tersebut diduga mengangkut 15 orang, termasuk pengemudi.