JATIMTIMES - Peristiwa gempa bumi marak terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi lima gempa bumi yang dapat dirasakan secara langsung pada Oktober 2026 hingga awal pekan kemarin, Senin 12 Oktober 2026.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang Ricko Kardoso menuturkan, dari lima peristiwa gempa bumi pada periode Oktober 2026 tersebut sebagian di antaranya ditemukan adanya aktivitas gempa susulan. Peristiwa tersebut terjadi pada rangkaian guncangan gempa bumi tektonik pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 18:58 WIB di wilayah Lumajang, Jawa Timur.
"Berdasarkan hasil monitoring BMKG terdapat satu aktivitas gempa susulan pada kejadian gempa bumi tersebut," ujar Ricko kepada JatimTIMES pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M4.6 pada kedalaman 21 kilometer (km). Sementara untuk episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,20° LS ; 113,02° BT. Tepatnya berlokasi di laut 121 km barat daya Lumajang, Jawa Timur.
"Berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," jelasnya.
Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, dijelaskan Ricko, gempa bumi yang terjadi di wilayah Lumajang tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal. "Gempa bumi ini terjadi akibat aktifitas sesar bawah laut," imbuhnya.
Dijabarkan Ricko, gempa bumi yang terjadi pada awal pekan kemarin tersebut turut dirasakan di Malang, Lumajang, dan Jember dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI). "Getaran dirasakan nyata oleh beberapa orang seperti ada truk berlalu," jelasnya.
Selain di sejumlah wilayah tersebut, disampaikan Ricko, dampak guncangan gempa bumi juga turut dirasakan di wilayah Blitar dengan skala intensitas II MMI. "Getaran dirasakan oleh beberapa orang, hingga benda-benda ringan yang digantung bergoyang," ujarnya.
Sebagaimana disampaikan sebelumnya, diutarakan Ricko, berdasarkan laporan BMKG telah terjadi lima gempa bumi yang dapat dirasakan secara langsung pada Oktober 2026. Dua peristiwa di antaranya terjadi dalam dua hari beruntun yakni pada tanggal 4 dan 5 Oktober 2026.
Sementara itu, untuk satu dari dua peristiwa lainnya terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kejadian gempa bumi terbaru terjadi dua hari kemudian yakni pada Senin 12 Oktober 2026 yang juga turut dirasakan pada sejumlah wilayah termasuk di Malang hingga Lumajang.
Pada hari yang sama, yakni Senin malam guncangan gempa bumi tektonik juga terjadi di wilayah Lumajang, Jawa Timur yang turut termonitor adanya aktivitas gempa susulan. Namun demikian, meskipun di periode Oktober 2026 tergolong marak terjadi gempa yang dirasakan, namun Ricko mengimbau kepada masyarakat untuk tetap memantau kejadian terkini pada sumber yang kompeten.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Informasi seputar kegempaan juga dapat di akses melalui media sosial termasuk di Instagram dan X, website, telegram channel maupun melalui Mobile Apps yang bisa di akses melalui IOS dan Android resmi BMKG," pungkas Ricko.



