JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Pembina Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terbaik III Jawa Timur dalam kegiatan Penilaian Siskamling Jogo Jawa Timur dan evaluasi Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) Kabupaten/Kota se-Jawa Timur tahun 2026. 

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada momentum peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81. 

Diraihnya penghargaan ini juga sekaligus menunjukkan komitmen nyata dari Bupati Malang HM. Sanusi yang berhasil membina seluruh elemen Siskamling di Kabupaten Malang dengan membangun keamanan lingkungan melalui partisipasi masyarakat. 

Bupati Malang HM. Sanusi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lingkungan masyarakat Perumahan Banjararum Asri, RT. 14/RW. 11, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang berhasil meraih predikat Terbaik III dalam Penilaian Siskamling Jogo Jawa Timur tahun 2026.

Sebelumnya, lingkungan tersebut berhasil menembus 10 besar dan mewakili Kabupaten Malang dalam tahap penilaian lapangan tingkat Provinsi Jawa Timur. Dalam proses penilaiannya, tim melakukan evaluasi berbagai upaya masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, mengembangkan kegiatan edukasi dan literasi masyarakat, serta meningkatkan partisipasi warga.

Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan pembinaan keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat. Dukungan pemerintah akan semakin bermakna ketika tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan membangun kepedulian terhadap sesama.

"Capaian Banjararum juga menjadi gambaran bahwa budaya gotong royong dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga keamanan lingkungan hingga memperkuat hubungan sosial antar warga," ungkap Sanusi, Senin (12/10/2026). 

Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk terus memperkuat pembinaan keamanan lingkungan dengan mengedepankan sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, aparat keamanan dan masyarakat.

Menurutnya, Siskamling bukan sekadar aktivitas ronda malam. Tetapi, Siskamling merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan aman, tertib dan kondusif.

Peran aktif masyarakat dalam mengenali potensi gangguan keamanan, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun komunikasi antar masyarakat menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketenteraman bersama. Oleh karena itu, pembinaan Siskamling perlu terus dikembangkan agar tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembinaan Siskamling, pihaknya mendorong agar keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa/kelurahan dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Sanusi menyebut, lenghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemkab Malang untuk terus mendorong tumbuhnya lingkungan yang mandiri dalam menjaga keamanan. "Dengan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, Kabupaten Malang diharapkan semakin mampu mewujudkan kehidupan yang aman, tenteram dan kondusif secara berkelanjutan," pungkas Sanusi.