JATIMTIMES - Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Duel ini menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk merebut trofi pada turnamen perdana yang digelar di bawah naungan FIFA.

Pertemuan dengan Thailand juga menjadi pertandingan penting dalam perjalanan sepak bola Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Sebab, sebelum tampil di final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia sudah beberapa kali mencapai partai puncak kompetisi regional, tetapi belum pernah berhasil membawa pulang gelar juara.

Lantas, bagaimana sebenarnya sejarah Indonesia di kompetisi sepak bola Asia Tenggara? Apakah Timnas Indonesia pernah menjadi juara sebelum tampil di final FIFA ASEAN Cup 2026?

FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Edisi Perdana

Jika yang dimaksud adalah FIFA ASEAN Cup, Indonesia belum pernah menjadi juara. Alasannya, FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan edisi perdana turnamen tersebut.

Menurut FIFA, edisi pertama FIFA ASEAN Cup berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia menjadi salah satu peserta Divisi 1 dan tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, serta Bangladesh.

Indonesia kemudian berhasil melaju ke final dan akan menghadapi Thailand. FIFA menyebut pertandingan tersebut sebagai final perdana FIFA ASEAN Cup. (FIFA)

Indonesia Belum Pernah Juara ASEAN Championship

Meski belum memiliki sejarah juara di FIFA ASEAN Cup, Indonesia sudah lama menjadi bagian dari kompetisi sepak bola antarnegara Asia Tenggara.

Sebelumnya, kompetisi tersebut dikenal dengan sejumlah nama, termasuk Piala Tiger dan Piala AFF, sebelum kemudian menggunakan nama ASEAN Championship.

Dalam sejarah ASEAN Championship, Indonesia belum pernah menjadi juara. Namun, skuad Garuda tercatat sudah enam kali mencapai final dan seluruhnya berakhir sebagai runner-up.

Mengutip laman resmi ASEAN United FC, enam final yang pernah dicapai Indonesia terjadi pada edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Enam Kali Indonesia Jadi Runner-up

Berikut perjalanan Indonesia ketika mencapai final ASEAN Championship:

• 2000 - Indonesia menjadi runner-up.

• 2002 - Indonesia menjadi runner-up.

• 2004 - Indonesia menjadi runner-up.

• 2010 - Indonesia menjadi runner-up.

• 2016 - Indonesia menjadi runner-up.

• 2020 - Indonesia menjadi runner-up.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya sudah beberapa kali memiliki peluang untuk meraih gelar regional. Sayangnya, enam kesempatan di partai puncak belum berakhir dengan trofi juara. (ASEAN United FC)

Indonesia bahkan tiga kali berturut-turut mencapai final pada 2000, 2002, dan 2004. Namun, hasil yang diperoleh tetap sama, yakni harus puas berada di posisi kedua.

Thailand Jadi Salah Satu Penghalang Indonesia

Thailand menjadi salah satu negara yang cukup sering berhadapan dengan Indonesia dalam pertandingan final ASEAN Championship.

Pada edisi 2000, Indonesia kalah 1-4 dari Thailand. Dua tahun kemudian, Indonesia kembali bertemu Thailand di final 2002 dan harus kalah melalui adu penalti.

Thailand kembali menjadi lawan Indonesia di final 2016. Saat itu, Indonesia sempat menang 2-1 pada leg pertama, tetapi Thailand membalikkan keadaan pada leg kedua dengan kemenangan 2-0 sehingga unggul agregat 3-2.

Pertemuan Indonesia dan Thailand kembali terjadi pada final edisi 2020. Thailand menang dengan agregat 6-2 dan memastikan gelar juara.

Kesempatan Baru di FIFA ASEAN Cup 2026

Kini, Indonesia kembali memiliki kesempatan untuk meraih gelar regional. Bedanya, trofi yang diperebutkan bukan ASEAN Championship seperti pada enam final sebelumnya, melainkan FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen ini merupakan kompetisi baru sehingga belum ada negara yang pernah menjadi juara sebelumnya. Artinya, pemenang final Indonesia vs Thailand akan tercatat sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup.

Bagi Indonesia, pertandingan ini juga menjadi peluang untuk mengakhiri penantian panjang setelah enam kali gagal menjadi juara ASEAN Championship.

Jika mampu mengalahkan Thailand di SUGBK, skuad Garuda bukan hanya mendapatkan trofi pertama FIFA ASEAN Cup, tetapi juga mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mengangkat gelar tersebut.