JATIMTIMES - Program Studi di Luar Kampus Utama Universitas Brawijaya Kediri (PSDKU UB Kediri) memperkuat sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pusat Riset Budidaya Air Tawar. Kegiatan di BRIN Cibinong ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan kegiatan akademik di bidang akuakultur.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PSDKU UB Kediri, Prof. Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, M.S., dan Kepala Pusat Riset Budidaya Air Tawar BRIN, Dr. rer. nat. Fahrurrozi, M.Si. Hadir pula Diana Aisyah, S.Pi., M.P., dari PSDKU UB Kediri, serta Dr. Bambang Widyo Prastowo, S.Pi., M.Si., dari BRIN sebagai penanggung jawab atau person in charge (PIC) kerja sama.

"Kerja sama penelitian ini mengusung tema “Advancing Sustainable Aquaculture Through Integrated Functional Nutrition and Fish Reproductive Biology”, yang berfokus pada pengembangan akuakultur berkelanjutan melalui integrasi nutrisi fungsional dan biologi reproduksi ikan," ujar Sholeh Hadi Pramono, Jumat (02/10/2026).

Salah satu penelitian yang menjadi fokus adalah pemanfaatan fitonutrien daun kremah (Alternanthera philoxeroides) sebagai bahan aditif pakan alami untuk meningkatkan kematangan gonad dan kualitas reproduksi ikan nila (Oreochromis niloticus).

Penelitian mencakup formulasi pakan berbasis bahan lokal, pengujian berbagai dosis daun kremah, serta evaluasi respons reproduksi ikan melalui pengukuran indeks kematangan gonad dan analisis histologi. Melalui pendekatan tersebut, kedua institusi berupaya menghasilkan rekomendasi pakan fungsional yang efektif, ekonomis, dan berpotensi diterapkan dalam budidaya ikan.

Dalam pelaksanaannya, PSDKU UB Kediri berkontribusi pada penyusunan rancangan penelitian, formulasi pakan, pemeliharaan ikan uji, dan pengambilan sampel. Kampus juga melibatkan mahasiswa dalam pembelajaran berbasis riset melalui kegiatan Dosen Berkarya. Sementara itu, Pusat Riset Budidaya Air Tawar BRIN memberikan dukungan keilmuan, analisis laboratorium lanjutan, validasi hasil, dan interpretasi perkembangan jaringan reproduksi ikan.

Sinergi ini akan berlanjut melalui kolaborasi penulisan dan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi, kegiatan visiting lecturer, serta kerja sama melalui program UB STAR. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan antara dosen, peneliti, dan mahasiswa, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan luaran penelitian.

Melalui penandatanganan PKS ini, PSDKU UB Kediri dan BRIN menegaskan komitmen bersama untuk mengembangkan riset yang bermanfaat bagi sektor akuakultur. Pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan pakan fungsional diharapkan mendorong inovasi budidaya berkelanjutan, meningkatkan kualitas pembenihan, dan mendukung ketahanan pangan.