JATIMTIMES - Rencana penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Malang kembali harus menunggu. Pelantikan sekitar 176 pejabat yang semula dijadwalkan berlangsung Jumat (2/10/2026) ditunda tanpa kepastian jadwal baru.
Penundaan itu membuat agenda pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Malang belum sepenuhnya berjalan. Sebab, pelantikan tersebut mencakup pejabat dari jenjang eselon II hingga eselon IV.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Malang, R Dandung Djulharjanto, memastikan agenda tersebut hanya ditunda dan bukan dibatalkan. Namun, dia belum bisa memastikan kapan pelantikan akan kembali digelar.
“Bukan pembatalan, penundaan,” ujar Dandung.
Menurut Dandung, perubahan agenda itu terjadi karena Wali Kota Malang Wahyu Hidayat harus menghadiri undangan dinas di Jakarta. Informasi tersebut diterima secara mendadak melalui ajudan wali kota.
Dandung menyebut undangan dari Sekretariat Presiden tersebut harus dihadiri langsung oleh Wahyu. Agenda itu disebut tidak bisa diwakilkan maupun ditunda.
“Kalau dari Sekretariat Presiden sangat penting mestinya. Nggak bisa diwakilkan dan tidak bisa ditunda, sehingga beliau langsung berangkat ke sana,” tuturnya.
Meski demikian, Dandung belum mengetahui secara rinci agenda yang membuat Wahyu harus berangkat ke Jakarta. Ia juga belum dapat memastikan kapan pelantikan ratusan pejabat tersebut akan dilanjutkan.
Di sisi lain, pelantikan itu menjadi bagian dari penataan personel di tubuh Pemkot Malang. Namun, Dandung menyebut pengisian jabatan dalam agenda tersebut belum otomatis menuntaskan seluruh posisi yang masih kosong.
“Rencana kalau nggak salah sekitar 176. Mulai eselon II sampai eselon IV,” kata Dandung.
Artinya, masih terdapat kemungkinan sejumlah jabatan kosong tetap belum terisi meski pelantikan nantinya telah dilaksanakan. Pemkot Malang masih harus menunggu kepastian agenda berikutnya untuk mengetahui formasi jabatan yang benar-benar akan diisi.
Penundaan juga terlihat dari kondisi Gedung Grha Purva Praja yang sebelumnya disiapkan untuk agenda pelantikan. Sejumlah ASN dan tamu undangan yang sudah datang berangsur meninggalkan lokasi setelah mendapat pemberitahuan perubahan agenda.
Hingga agenda tersebut ditunda, Pemkot Malang belum menetapkan waktu pengganti untuk pelantikan 176 pejabat tersebut. Kepastian jadwal selanjutnya masih menunggu kembalinya Wali Kota Malang dan penetapan agenda baru.



