JATIMTIMES - Hari Jumat menjadi waktu istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan doa. Salah satunya doa yang bisa diamalkan untuk memohon rezeki yang halal serta perlindungan dari perbuatan maksiat.
Ustaz Adi Hidayat pernah menjelaskan amalan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari Jumat. Menurutnya, doa tersebut berisi permohonan agar Allah SWT mencukupkan kebutuhan melalui jalan yang halal, menjauhkan dari perkara haram, serta memberikan kebaikan dalam berbagai urusan.
"Ada doa khusus dibacakan tiap hari Jumat, nih saya talkinkan sedikit. Kalau dibaca dengan baik hadisnya tersambung, insyaallah Allah cukupkan rezekinya, Allah jaga dari perbuatan maksiat," ujar Ustaz Adi Hidayat, dikutip dari potongan kajian yang beredar di media sosial.
Berikut lafal doa yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat:
اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنَا بِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ، وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin:
Allahumma ikfina bihalalika 'an haramika, Allahumma ikfina bihalalika 'an haramika, wa aghnina bita'atika 'an ma'siatika, wa bifadhlika 'amman siwaka.
Artinya:
"Ya Allah, cukupkanlah kami dengan rezeki-Mu yang halal sehingga kami tidak membutuhkan yang haram. Cukupkanlah kami dengan ketaatan kepada-Mu sehingga kami terhindar dari kemaksiatan, dan dengan karunia-Mu sehingga kami tidak bergantung kepada selain-Mu."
Jika ingin doa yang lebih pendek, umat muslim juga bisa mengamalkan doa yang berasal dari Ali bin Abi Thalib, riwayat dari Tirmidzi nomor 3563 berikut ini:
"اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ",
Dalam penjelasannya, UAH menjelaskan bahwa doa tersebut dapat diamalkan untuk memohon kecukupan rezeki sekaligus perlindungan dari perbuatan maksiat.
Ia juga menjelaskan bahwa permohonan dalam doa tersebut mencakup berbagai urusan kehidupan. Seseorang yang bekerja dapat memohon agar mendapatkan hal yang utama dalam pekerjaannya, sedangkan orang yang menuntut ilmu dapat memohon ilmu yang bermanfaat dan mudah diamalkan.
"Allah akan memberikan yang paling utama dari kegiatan kita. Jadi kalau kerja dikasih jabatan yang utama, kalau ilmu, ilmu yang utama yang mudah diamalkan," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Kapan Doa Ini Dibaca?
Ustaz Adi Hidayat menyarankan doa tersebut dibiasakan dibaca pada hari Jumat. Untuk laki-laki yang melaksanakan salat Jumat, UAH menyarankan agar dibaca sebelum meninggalkan rangkaian ibadah salat Jumat. Dalam penjelasan lain, ia juga menyampaikan waktu pengamalan bagi laki-laki pada bagian akhir pelaksanaan salat Jumat.
"Usahakan dibaca setiap hari Jumat sebelum selesai meninggalkan Jumatan untuk yang ikhwan laki-laki," kata UAH.
Sementara bagi perempuan, UAH menyampaikan doa tersebut dapat diamalkan setelah salat Asar menjelang Magrib. "Ibu-ibu boleh bacakan ba'da Ashar menjelang ke Maghrib. Bacakan itu minta kepada Allah," ungkapnya.
Doa tersebut pada dasarnya berisi permohonan agar seorang Muslim senantiasa mendapatkan kecukupan melalui jalan yang diridai Allah. Karena itu, selain berdoa, ikhtiar mencari rezeki dengan cara yang halal harus terus dilakukan. Semoga informasi ini bermanfaat.



