JATIMTIMES - Jenazah Surono (38), korban KM Virgo Transport 8, dimakamkan di kampung halamannya, Dusun/Desa Bulurejo, Diwek, Jombang.

Kedatangan jenazah kernet truk sayur itu membawa duka mendalam bagi keluarga. Bibi Surono, Suyani (43), terlihat terpukul saat jenazah keponakannya tiba di rumah duka pagi tadi pukul 11.00 WIB.

Suyani bersama adik korban, Siti Nur Azizah (33), datang langsung ke Bandara Juanda menjemput jenazah. Selama perjalanan ke Jombang, ia memeluk properti korban yang dibungkus rapat dalam kotak berwarna oranye. Kotak tersebut berupa pakaian, celana, dan dompet yang dipakai korban saat jenazahnya ditemukan Tim SAR.

Tangis Suyani pun pecah saat turun dari mobil ambulans yang membawa jenazah Surono. Ia masih tetap setia memeluk erat pakaian korban sembari air matanya mengalir deras.

 "Ini pakaian korban (Surono) yang dipakai saat berangkat ke Banjarmasin. Isinya baju, celana, dan dompet berisi identitas," kata Suyani kepada wartawan, Selasa (29/09/2026).

 Suyani mengaku lega jenazah keponakannya dapat ditemukan. Kendati begitu, keluarga merasa berduka dengan meninggalnya Surono.

 "Rasanya lega (jenazah sudah ditemukan), campur sedih juga. Karena kehilangan," ucapnya.

 Adik ipar Surono, Ari Supriyatin, mendapat kabar jenazah kakaknya ditemukan pada Minggu (27/09/2026) malam atau hari ke-13 operasi SAR. Kepastian jenazah Surono terungkap dari identitas yang berada di dompet korban yang berada pada saku celana.

Pihak keluarga juga menguatkan identitas Surono dari ciri-ciri fisik korban. Yaitu adanya tato bergambar belati di lengan kanan, gigi depan korban, dan bentuk kaki, sekaligus pakaian korban.

 "Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas yang telah menemukan keluarga saya walau pun dalam keadaan tidak panjang umur. Ini memang musibah, tidak bisa ditolak juga," pungkasnya.