JATIMTIMES - Rasa rindu bisa datang kapan saja, terutama ketika terpisah jarak dari orang yang disayangi. Ada kalanya kerinduan itu tertuju kepada pasangan, keluarga, sahabat, atau seseorang yang diharapkan menjadi jodoh.
Dalam Islam, kerinduan dapat disampaikan melalui doa kepada Allah SWT. Seseorang bisa memohon agar orang yang dirindukan senantiasa mendapat perlindungan, diberi kebaikan, serta dipertemukan kembali apabila hal itu membawa manfaat.
Sejumlah ayat Al-Qur'an kerap diamalkan oleh masyarakat ketika merindukan seseorang. Ada juga doa yang dapat dibaca untuk kerinduan kepada kedua orang tua dan permohonan agar didekatkan dengan jodoh.
Berikut tujuh bacaan yang dapat menjadi pengiring doa saat merindukan seseorang.
1. Surat Ali Imran Ayat 14
Surat Ali Imran ayat 14 menjelaskan kecintaan manusia terhadap berbagai hal yang diinginkan, termasuk pasangan, anak-anak, dan harta benda.
Sebagian masyarakat menggabungkan potongan ayat ini dengan Surat Al-Baqarah ayat 165 sebagai amalan ketika merindukan seseorang. Meski begitu, tidak ada dalil khusus yang menetapkan gabungan kedua ayat tersebut sebagai doa agar orang yang dirindukan membalas perasaan kita.
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
Artinya: “Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (QS Ali Imran: 14).
2. Surat Al-Baqarah Ayat 165
Potongan Surat Al-Baqarah ayat 165 juga kerap dikaitkan dengan doa agar seseorang merindukan orang yang mencintainya.
Padahal, ayat ini membahas kecintaan manusia kepada sesuatu yang dijadikan tandingan bagi Allah, serta kecintaan orang-orang beriman kepada Allah yang lebih besar daripada kecintaan tersebut.
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ ۗ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ
Artinya: “Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu melihat ketika mereka melihat azab, bahwa semua kekuatan itu milik Allah dan bahwa Allah sangat berat azab-Nya.” (QS Al-Baqarah: 165).
3. Surat Yusuf Ayat 4
Surat Yusuf ayat 4 menceritakan mimpi Nabi Yusuf AS yang melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Ayat ini kerap dikaitkan dengan amalan untuk melepas rindu, mempererat hubungan, hingga memohon kemudahan bertemu jodoh.
إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ
Artinya:
“(Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, ‘Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.’” (QS Yusuf: 4).
4. Surat Taha Ayat 39
Penggalan Surat Taha ayat 39 juga sering dibaca oleh orang yang berharap mendapat kasih sayang atau ingin hubungannya dengan seseorang menjadi lebih dekat.
Ayat ini merupakan bagian dari kisah Nabi Musa AS ketika Allah menyampaikan nikmat dan perlindungan-Nya kepada Musa sejak kecil. Berikut bacaannya:
وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِي
Artinya:
“Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.” (QS Taha: 39).
5. Surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah dibaca dalam setiap rakaat salat. Di dalamnya terdapat pujian kepada Allah, pengakuan bahwa hanya kepada-Nya manusia menyembah dan memohon pertolongan, serta permintaan agar diberi petunjuk menuju jalan yang lurus.
Ketika sedang merindukan seseorang, Al-Fatihah dapat dibaca sebagai bagian dari ibadah. Setelahnya, seseorang bisa memanjatkan doa dengan bahasa sendiri, memohon ketenangan hati dan kebaikan bagi orang yang dirindukan.
Berikut bacaan Surat Al-Fatihah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Artinya:
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.” (QS Al-Fatihah: 1–7).
6. Doa untuk Kedua Orang Tua
Kerinduan kepada ayah dan ibu sering dirasakan ketika seseorang tinggal jauh dari keluarga. Selain menghubungi atau mengunjungi mereka, seorang anak dapat mendoakan kesehatan, keselamatan, dan ampunan bagi kedua orang tuanya.
Doa ini dapat dibaca kapan saja, termasuk setelah salat.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah menyayangiku pada waktu kecil.”
Doa tersebut merupakan permohonan ampunan dan kasih sayang bagi orang tua. Membacanya tidak harus menunggu sampai rasa rindu datang.
7. Doa Memohon Didekatkan dengan Jodoh
Bagi yang sedang menanti pasangan hidup, doa dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon jodoh yang membawa kebaikan. Selain membaca doa yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis, seseorang juga bisa menyampaikan permohonan dengan bahasa sendiri.
Salah satu doa yang dilansir dari berbagai sumber agar Allah menumbuhkan kasih sayang seseorang kepada orang yang berdoa, yakni sebagai berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِهَيْبَةِ عَظَمَتِكَ وَبِسَطْوَةِ جَلَالِكَ أَنْ تَجْعَلَ مَحَبَّتِي فِي قَلْبِ فُلَانَةَ بِنْتِ فُلَانٍ، وَأَنْ تُلْقِيَ الْمَوَدَّةَ وَالْمَحَبَّةَ فِي قَلْبِهَا وَعَطْفَهَا عَلَيَّ بِفَضْلِكَ يَا كَرِيمُ
Untuk bagian فُلَانَةَ بِنْتِ فُلَانٍ dapat disesuaikan dengan nama orang yang dimaksud.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan keagungan dan kemuliaan-Mu, agar Engkau menjadikan kecintaan di dalam hati ... serta menanamkan kasih sayang dan cinta kepadaku di dalam hatinya. Cenderungkanlah hatinya kepadaku dengan anugerah-Mu, wahai Zat Yang Maha Mulia.”
Demikian 7 doa yang bisa diamalkan saat merindukan seseorang hingga doa agar didekatkan dengan jodoh. Kerinduan merupakan perasaan manusiawi. Ketika rasa itu muncul, seseorang dapat menjadikannya sebagai kesempatan untuk berdoa, membaca Al-Qur'an, dan memohon ketenangan kepada Allah SWT.
Istiqamah dalam beribadah merupakan hal baik, tetapi tidak berarti setiap keinginan akan terwujud persis seperti yang diminta. Doa juga menjadi cara untuk menyerahkan hasil kepada Allah dan memohon agar diberikan jalan yang membawa kebaikan.
Jika merindukan seseorang, doakan keselamatannya dan mintalah agar hubungan yang diharapkan terwujud apabila memang baik. Dengan begitu, doa tidak menjadi sarana untuk memaksakan perasaan orang lain, melainkan jalan untuk menjaga hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga informasi ini bermanfaat.



