JATIMTIMES – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember menggelar Pelatihan Manajemen Risiko berbasis ISO 31000:2018 pada 19–20 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan FKG UNEJ untuk memperkuat tata kelola risiko di seluruh unit kerja fakultas, tak lama setelah program serupa juga sukses diselenggarakan di Pascasarjana UIN Malang.

Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000 ini diikuti oleh 31 dosen dan tenaga pendidik, serta 12 mahasiswa jenjang Sarjana dan Profesi FKG UNEJ. Selama dua hari pelaksanaan, peserta dibagi ke dalam delapan unit/divisi, yaitu Skills Lab/Preklinik, Instalasi Radiologi, RSGM/Klinik, Laboratorium Teknik Gigi, Akademik & Kemahasiswaan, Keuangan & Umum, SDM/Kepegawaian, serta Sarana Prasarana & TI.

Iblu Academy Menjadi Fasilitator Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000

Program ini dirancang dan difasilitasi oleh Iblu Academy, lembaga pelatihan dan pengembangan kompetensi yang berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Risiko berbasis ISO 31000:2018 maupun BNSP bagi berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Umar Kadafi, S.Pd., S.Psi., M.Pd. seorang praktisi Enterprise Risk Management. Profil lainnya dari Bapak Umar Kadafi antar lain adalah Master Trainer BNSP RI, CEO PT. Iblu Academy dan Doctoral Student in Educational Management. 

Melalui pendampingan Iblu Academy, pelatihan ini dirancang berbasis proyek (project-based training): setiap kelompok unit mengerjakan serangkaian worksheet secara bertahap selama dua hari, dengan target akhir menghasilkan dokumen Risk Register yang sesuai dengan konteks operasional FKG Universitas Jember. Dokumen ini kemudian dipresentasikan oleh masing-masing unit pada sesi penutupan di hari kedua.

Tujuan dan Hasil Pelatihan

Goal utama dari Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000 ini adalah memastikan peserta mampu menyusun dan mengisi Risk Register secara mandiri, sesuai konteks risiko yang dihadapi masing-masing unit di FKG UNEJ — mulai dari risiko klinis, akademik, hingga operasional. Pendekatan berbasis proyek ini memungkinkan peserta langsung mempraktikkan teori manajemen risiko pada situasi nyata di lingkungan kerja mereka masing-masing.

Testimoni Dekan FKG UNEJ

Dekan FKG UNEJ, drg. Dwi Kartika Apriyono, M.Kes., Sp.OF(K), menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan ini.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada iBLU Academy yang selama dua hari ini telah memberikan pelatihan manajemen risiko kepada kami. Alhamdulillah, seluruh materi yang kami harapkan dapat tersampaikan dengan baik... Semoga pelatihan ini dapat memberikan tambahan ilmu yang bermanfaat sehingga bisa langsung kita implementasikan dalam setiap kegiatan di FKG UNEJ."

Ia menambahkan bahwa cara penyampaian materi yang menarik membuat seluruh peserta tetap antusias mengikuti rangkaian pelatihan hingga akhir acara, meski berlangsung di akhir pekan.

Ingin Mengikuti Pelatihan Manajemen Risiko ISO 31000 atau BNSP?

Keberhasilan program di FKG UNEJ ini, menunjukkan konsistensi Iblu Academy dalam memfasilitasi Pelatihan Manajemen Risiko baik berbasis ISO 31000:2018 maupun sertifikasi profesi BNSP bagi institusi pendidikan di Indonesia. Bagi fakultas, kampus, atau organisasi yang ingin menyelenggarakan pelatihan serupa, Iblu Academy hadir sebagai penyedia layanan pelatihan manajemen risiko, mulai dari penyusunan kurikulum berbasis proyek, pendampingan penyusunan Risk Register, hingga fasilitasi sertifikasi profesi BNSP.

"Ingat Pelatihan, Ingat Iblu Academy."