JATIMTIMES - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang kembali mengukir prestasi dengan terpilih sebagai tuan rumah untuk ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah 2025 se-Kota Malang. Acara yang berlangsung pada Rabu (19/2/2025) ini diadakan di berbagai lokasi strategis di MTsN 2, yang dikenal memiliki sarana dan prasarana representatif.
Kepala MTsN 2 Kota Malang, H Mokhamad Amin Tohari, SAg, M.Pd.I, menyampaikan bahwa memang madrasah yang dipimpinnya menjadi tempat penyelenggaraan perlombaan seni dalam Porseni Madrasah 2025 cabang seni. Terdapat sekitar delapan cabang lomba seni yang diikuti oleh peserta dari jenjang MTs, antara lain tafsidz yang sudah berlangsung pada 18 Februari 2025, MTQ dan Kaligrafi pada 19 Februari 2025, serta lomba pidato bahasa Indonesia dan Arab yang diselenggarakan pada 19-20 Februari.

Selain itu, lomba penyanyi (singer) pada 19 Februari dan lomba vlog pada 20 Februari juga diadakan di MTsN 2. Lomba pidato bahasa Inggris akan dilaksanakan pada 20 hingga 21 Februari 2025.
"Selain perlombaan seni, ada satu cabang olahraga yang juga dilaksanakan di sini, yakni lomba voli yang akan berlangsung pada 20 hingga 21 Februari 2025," jelas H Mokhamad Amin Tohari, SAg, M.Pd.I.

Seluruh cabang lomba seni yang diadakan ditempatkan di berbagai lokasi yang representatif di MTsN 2 Kota Malang, seperti masjid untuk lomba MTQ, area depan ruang kelas untuk lomba kaligrafi, serta ruang kelas untuk perlombaan pidato dan singer. Tersebarnya lokasi perlombaan ini juga menunjukkan betapa MTsN 2 Kota Malang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan dengan fasilitas yang memadai, menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung kreativitas peserta.

Penyelenggaraan PORSENI Madrasah 2025 juga menekankan objektivitas dalam penjurian. Juri yang dilibatkan merupakan akademisi berkompeten dari kampus-kampus ternama, guna menghindari adanya subjektivitas dalam proses penilaian. Selain itu, untuk menjaga keadilan dalam penilaian, para peserta dilarang tampil dengan seragam, memastikan bahwa seluruh aspek penilaian didasarkan pada kualitas penampilan dan kemampuan masing-masing peserta.

"Kami memilih juri yang profesional untuk memastikan penilaian yang objektif. Semua peserta harus menunjukkan performa terbaik tanpa ada pengaruh dari penampilan luar," ujar H Mokhamad Amin Tohari.
Dengan berbagai persiapan dan perhatian yang matang terhadap kelancaran acara, PORSENI Madrasah 2025 di MTsN 2 Kota Malang diharapkan dapat menghasilkan juara-juara terbaik, yaitu juara 1, 2, dan 3, yang tidak hanya kompeten dalam bidangnya, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Untuk yang di PORSENI Madrasah 2025 ini memnag hanya untuk jenjang MTs. Jadi pesertanya juga tudka melebihi 14 tahun. Ini berkaitan dengan keberlanjutan pembinaan mereka di ajang yang lebih tinggi," katanya.
Penyelenggaraan Porseni ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar peserta madrasah di Kota Malang, serta menciptakan rasa kebersamaan dan semangat juang di kalangan generasi muda. MTsN 2 Kota Malang, dengan fasilitas dan komitmennya, menunjukkan bahwa madrasah dapat menjadi tempat yang mendukung perkembangan kreativitas dan bakat siswa dalam berbagai bidang, baik seni maupun olahraga.



