Ratu Amangkurat: Ibu Suri Berdarah Wali di Tengah Badai Geger Pecinan (1740–1743)
JATIMTIMES - Dalam sejarah Mataram Islam abad ke-18, nama Ratu Amangkurat jarang disebut sebagai pemegang kekuasaan formal. Namun, pengaruhnya yang halus namun nyata, terutama selama masa genting Geger Pecinan (1740–1743), menjadikannya figur sentra ...
Aunur Rofiq
