JATIMTIMES - Dibukanya kembali atau reaktivasi Bandara Notohadonegoro Jember, mendapat sambutan baik dari sejumlah pengusaha, tidak hanya dari Ketua DPD REI Jember H. Abdus Salam, tapi beberapa pengusaha di bidang kuliner, juga merasa senang dengan dibukanya kembali bandara Jember.
"Saya sangat mendukung programnya Gus Bupati dengan dibukanya kembali bandara Jember, kita sebagai pengusaha merasa momentum bagus karena bisa meningkatkan banyak peluang bisnis bukan hanya sekedar alat transportasi saja," ujar Yuri Ganda Wijaya.
Yuri yang juga pemilik salah satu Resto dan pemilik penggilingan beras UD Sumber Rezeki Sejati di Jember ini berharap, rute penerbangan tidak hanya tujuan Jember Jakarta, tapi kalau bisa juga tujuan Jember Denpasar, bisa dengan skema Jember - Jakarta 2 kali seminggu, Jember - Denpasar 2 kali seminggu.
"Kalau bisa jangan Jember Jakarta saja, tapi juga ada rute tujuan Bali, ya masing masing dibuat 2 kali seminggu," harapnya.
Bandara Notohadonegoro Jember ini sendiri akan di soft launching reaktivas oleh Bupati Jember Muhammad Fawait pada Minggu 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke 80.
"Reaktivasi bandara ini adalah hadiah dan kado untuk masyarakat Jember di HUT Kemerdekaan RI, tujuan di reaktivaai bandara ini, untuk menarik investasi ke Jember," ujar Bupati.
Untuk penerbangan Jember Jakarta ini sendiri, akan menggunakan pesawat jenis ATR 72-500 berkapasitas 70 penumpang dengan menggunakan mesin turboprop milik maskapai Fly Jay secara direct atau langsung tanpa transit, dengan jarak tempuh sekitar 2 jam 10 menit. (*)



