JATIMTIMES - Sejumlah publik figur ramai-ramai mengeluhkan masalah pada akun media sosial setelah ikut menyuarakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ada yang mengaku jumlah penonton Instagram Story-nya anjlok atau shadow ban, ada juga yang menyebut akunnya sempat diblokir sementara.

Tasya Farasya, Andien, hingga Ustaz Adi Hidayat termasuk yang menyampaikan keluhan tersebut. Cerita mereka kemudian menuai sorotan warganet, pasalnya masalah akun itu dirasakan setelah mereka mengunggah atau membagikan ulang informasi soal karhutla.

Diketahui, shadow ban adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan dugaan pembatasan jangkauan atau visibilitas konten di media sosial tanpa pemberitahuan yang jelas kepada pemilik akun.

Berikut ini beberapa publik figur yang mengeluhkan soal akses ke akun media sosialnya usai mengunggah soal karhutla:

1. Tasya Farasya

Selebgram Tasya Farasya memperlihatkan perbedaan jumlah penonton Instagram Story miliknya melalui unggahan di Threads. Story yang biasanya ditonton lebih dari satu juta kali disebut hanya mendapat sekitar 85 ribu penonton setelah ia mengunggah konten tentang karhutla.

Tasya membagikan dua gambar sebagai pembanding jumlah penonton sebelum dan sesudah dirinya bersuara mengenai isu tersebut. "Stories aku biasanya VS story aku saat speak up," tulis Tasya.

Perbedaan angka itu membuat Tasya mempertanyakan kemungkinan adanya pembatasan jangkauan pada akun Instagram-nya. Meski begitu, belum ada kepastian bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh shadow ban atau berkaitan langsung dengan unggahan tentang karhutla.

2. Andien

Penyanyi Andien juga mengeluhkan perubahan jumlah penonton di Instagram. Ia merasa jangkauan akunnya menurun setelah berulang kali membagikan ulang informasi mengenai karhutla.

Masalah itu terasa ketika Andien hendak mempromosikan video klip terbarunya. Ia pun menduga akunnya mengalami pembatasan jangkauan.

"Kayaknya kena shadow ban di ig karena repost2 karhutla tiada henti. Mau promoin video klip baru tapi viewersnya drop," tulis Andien.

3. Ustaz Adi Hidayat

Berbeda dengan Tasya dan Andien yang mengeluhkan penurunan jumlah penonton, Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengaku akunnya sempat terkena banned sementara.

(Foto: Unggahan Ustaz Adi Hidayat. (Foto: Threads))

Ia menyebut pembatasan itu terjadi ketika dirinya membahas karhutla. Dalam unggahannya, UAH mengatakan akun tersebut dua kali terkena pembatasan dalam rentang waktu yang berdekatan.

"Qadarallah... akun perjuangan kita terkena banned sementara karena membahas isu karhutla. Kemarin 2x terbanned dalam kurun waktu subuh dan ashar," tulis UAH di Threads pada Senin (19/10/2026).

(Foto: Bukti banned yang dialami ustaz Adi Hidayat. (Foto: Threada))


Setelah akun kembali dapat digunakan, UAH mengunggah keluhan serupa di Threads. Ia berharap akunnya tidak kembali dibekukan ketika membahas karhutla dan mengajak pengikutnya membantu warga terdampak.

"Dan Terjadi lagi... Qadarallah... Semoga Akun ini tidak dibekukan lagi karena Membahas KARHUTLA... Donasi Karhutla Kalimantan Ke Link : amalsholeh.com/sedek... Bagi yang mau Donasi Masker dan sejenisnya langsung boleh DM kami. Barakallahu Fiikum." imbuh Ustaz Adi Hidayat.

Keluhan soal akun dan jangkauan konten juga ramai di kalangan warganet. Sejumlah pengguna mengaku mengalami penurunan penonton, mendapat peringatan pelanggaran, hingga kehilangan akses ke akun setelah membagikan unggahan tentang kebakaran hutan.

"Perkara ngerepost salah satu postingan kakak2 yang memberitahukan keadaan Kalimantan, tiba-tiba dapat pelanggaran dong! Bener-bener kita gak boleh speak up sama apa yang terjadi," tulis seorang warganet.

Pengguna lain mengaku akun Instagram miliknya dinonaktifkan setelah beberapa hari membagikan ulang informasi mengenai kebakaran hutan.

Keluhan itu juga disampaikan sejumlah figur publik. Aktor Jefri Nichol menyinggung akun Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dengan komentar bernada kesal. "Si paling kalian memang, paling ga guna!" tulisnya.

Presenter Hesti Purwadinata juga mempertanyakan dugaan pembatasan terhadap konten yang membahas karhutla.

"Apaan sih jahat banget, yang info karhutla katanya banyak yang kena banned ya. Kok gitu sih. Judol yang dibanned, berita bener malah dishadow ah," tulis Hesti.

Sementara itu, influencer Jerome Polin mengajak pengguna media sosial untuk terus menyebarkan informasi mengenai kondisi di lapangan.

"Kita lawan shadow ban guys! Ayo terus bersuara dan raise awareness sampe semua orang sadar how chaos is the situation right now. Rakyat bantu rakyat!" serunya.