JATIMTIMES – Sebanyak 1.306 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu Jawa Timur Piala Ketua Umum Pengprov Wushu Jatim 2026 dan Kejuaraan Wushu Tingkat Nasional Piala Wali Kota Kediri 2026.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR Jayabaya, Kota Kediri, ini menjadi momentum pembinaan sekaligus penjaringan atlet berprestasi.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, menjadi tuan rumah kembali menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kota Kediri. Ia berharap kejuaraan tersebut dapat memotivasi anak-anak untuk terus mengembangkan potensi di cabang olahraga wushu.

“Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus meningkatkan potensinya di cabang wushu,” kata Vinanda.

Menurut Vinanda, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan dan pengembangan karakter para atlet.

“Ini bisa menjadi wadah untuk pembinaan karakter anak-anak, pengembangan karakter sekaligus meningkatkan kemampuan atlet wushu,” ujarnya.

Ia berharap para atlet tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional, tetapi juga dapat menembus level internasional seperti yang telah ditunjukkan para seniornya.

“Bukan hanya bisa menjadi atlet di tingkat provinsi atau nasional, tetapi nanti anak-anak juga bisa meraih prestasi di tingkat internasional seperti yang ditunjukkan oleh senior-seniornya,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Harian Pengkot Wushu Kota Kediri Dedi Setiawan Priambodo menjelaskan, kejuaraan tersebut mempertandingkan dua nomor utama, yakni Taolu dan Sanda. Pada nomor Taolu terdapat sejumlah kategori, termasuk Kung Fu dan Wing Chun, dengan sekitar 27 nomor pertandingan.

Sedangkan pada nomor Sanda, kelas yang dipertandingkan mulai 45 kilogram hingga 60 kilogram untuk putri serta 45 kilogram hingga 75 kilogram untuk putra.

Untuk Kejurprov, peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sementara Open Nasional Piala Wali Kota Kediri diikuti atlet dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Bali, dan Yogyakarta.

“Total jumlah atlet menjadi yang terbesar selama Kejurprov, yakni 1.306 atlet. Itu yang Kejurprov dan ada Open Nasional Piala Wali Kota Kediri,” jelas Dedi.

Dedi menambahkan, jika wushu menjadi salah satu cabor unggulan Kota Kediri. Berkaca dari kejuaraan Porprov Jatim 2025 kemarin, Wushu Kota Kediri keluar sebagai juara umum kedua, yakni di nomor Sanda dengan 1 emas 3 perak, 4 perunggu, sedangkan taolu 1 perunggu.