JATIMTIMES - Di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kualitas udara di sejumlah daerah di Indonesia, komunitas Bonek bergerak menggalang donasi masker untuk masyarakat terdampak. Pengumpulan donasi akan dimulai secara serentak pada laga kandang Persebaya melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu, 18 Oktober 2026.

Dalam pertandingan tersebut, Bonek mengajak seluruh suporter yang hadir untuk berpartisipasi melalui kampanye One Man One Mask. Gerakan ini merupakan hasil kesepakatan sejumlah komunitas Bonek yang sebelumnya berkumpul untuk merumuskan mekanisme pengumpulan dan distribusi masker.

Pertandingan Persebaya kontra PSS dipilih sebagai salah satu titik pengumpulan karena menjadi momentum berkumpulnya banyak suporter, termasuk pendukung PSS yang datang ke Surabaya untuk mendukung tim kebanggaannya.

Salah satu pentolan Bonek, Tulus Budi atau yang akrab disapa Cak Tulus, mengajak seluruh suporter yang datang ke GBT untuk membawa masker dan menyumbangkannya bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya nyuwun tolong, saya mohon, besok (Minggu, 18 Oktober) kita ke GBT bawa masker, kita kumpulkan bersama-sama,” ujar Cak Tulus.

Menurutnya, aksi tersebut menjadi bagian dari upaya Bonek mewujudkan semangat Football for Humanity dan Football for Unity. Sepak bola diharapkan tidak hanya menjadi ajang mendukung tim kesayangan, tetapi juga sarana untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.

“Selama ini teman-teman Bonek sudah menunjukkan bahwa sepak bola itu tidak berhenti 90 menit. Sepak bola itu hadir juga untuk kemanusiaan dan persatuan,” katanya.

Kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Dampaknya bukan hanya kerusakan lingkungan, melainkan juga penurunan kualitas udara yang dapat mengancam kesehatan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar wilayah terdampak.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam rilis ini, pantauan satelit NASA-TERRA/AQUA melalui sistem Sipongi milik Kementerian Kehutanan mencatat 1.297 titik api di Indonesia.

Sebaran yang dilaporkan antara lain berada di Kalimantan Tengah dengan 227 titik, Sumatera Selatan 147 titik, Kalimantan Selatan 113 titik, Kalimantan Barat 31 titik, serta Jambi 24 titik.

Dampak terhadap kualitas udara juga menjadi perhatian. Data IQAir yang dihimpun dalam rilis ini mencatat indeks kualitas udara (AQI) sebesar 265 di Jambi, 412 di Palembang, 287 di Pontianak, 462 di Pangkalan Bun, 182 di Maros, dan 203 di Sorong.

AQI merupakan indeks yang digunakan untuk menggambarkan tingkat pencemaran udara dan potensi dampaknya terhadap kesehatan. Secara umum, nilai di atas 150 menunjukkan kualitas udara yang tidak sehat, sedangkan nilai di atas 300 masuk kategori berbahaya.

Kondisi tersebut mempertegas pentingnya kepedulian bersama terhadap masyarakat yang menghadapi dampak karhutla. Melalui kampanye One Man One Mask, Bonek berupaya mengubah kepedulian menjadi aksi nyata dengan mengajak suporter menyumbangkan masker yang dapat disalurkan kepada warga terdampak.