JATIMTIMES — PT MDS Retailing Tbk resmi memperkuat jangkauan pasarnya di Kota Surabaya dengan menghadirkan tiga konsep ritel terbarunya secara bersamaan, yakni MU+KU, SUKO, dan ZES di Tunjungan Plaza.

Pembukaan gerai ritel modern ini mulai dilangsungkan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Ekspansi masif ini menandai babak baru transformasi perusahaan dari model department store konvensional menjadi jaringan ritel multi-konsep.

Marketing & Brand Development Director MDS Retailing, Rama Ishwara, menjelaskan bahwa kehadiran tiga konsep toko sekaligus ini terinspirasi dari kesuksesan pembukaan gerai serupa di Blok M Plaza, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ketiga jenama tersebut dirancang untuk saling melengkapi dalam memberikan pengalaman berbelanja yang menyeluruh bagi masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak muda hingga orang tua.

“Pembukaan ini belajar dari kesuksesan kami pada saat di Jakarta. Waktu itu kami buka di Blok M Plaza dan di saat yang bersamaan kami buka tiga toko ini juga, MU+KU, SUKO, dan ZES," ungkap Rama usai seremonial soft launching di Tunjungan Plaza, Surabaya.

"Kami melihat bahwa tiga brand ini bisa saling mengisi satu sama lain. Jadi, memberikan pengalaman berbelanja tidak cuma buat laki-laki, tidak cuma buat perempuan, tapi buat yang tua, buat yang muda,” sambungnya.

Ia menambahkan, strategi pembukaan serentak ini bertujuan untuk menghadirkan pengalaman belanja satu atap (one-stop shopping experience) bagi keluarga, di mana setiap anggota keluarga dapat menemukan produk sesuai preferensi masing-masing dalam satu kunjungan.

Komitmen tersebut ditegaskan secara resmi melalui pernyataan pihak manajemen dalam siaran pers. Rama Ishwara menyatakan bahwa kehadiran ketiga konsep toko ini ditujukan untuk memberikan pilihan yang lebih personal dan bervariasi bagi konsumen di Surabaya.

“Dengan hadirnya ketiga konsep toko ini, kami ingin memberikan konsumen Surabaya lebih banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi mereka," urai Rama.

Di MU+KU, konsumen bisa menemukan berbagai brand terkurasi dan pilihan baru untuk segala usia, SUKO menawarkan kebutuhan sehari-hari yang minimalis dan fungsional, sementara ZES cocok untuk yang ingin bereksperimen dengan gaya urban yang bold,” sambungnya.

Ketiga konsep toko tersebut menempati lokasi terpisah di Tunjungan Plaza 3 sesuai dengan karakteristik target pasarnya. Gerai MU+KU berlokasi di lantai 1 mengusung konsep curated store dengan menghadirkan beragam kategori mulai dari perempuan (women), laki-laki (men), anak-anak (children), kecantikan (beauty), sepatu (shoes), tas, hingga aksesori. 

Melalui pendekatan curated discovery, MU+KU tidak hanya menghadirkan jenama mapan, tetapi juga memberikan panggung bagi merek lokal pendatang baru seperti TFRP, A.D.C Supply & Co, Aelum, She Blooms, dan KINN.

Sementara itu, ZES yang berada di lantai 2 hadir dengan gaya kontemporer yang sleek and bold. ZES menampilkan empat konsep utama, yakni Da Contemporáneo untuk gaya kerja hingga after hours, Rebelde yang terinspirasi street fashion, Athletico untuk athleisure, serta Resort. ZES ditujukan bagi konsumen yang ingin tampil gaya dengan rentang harga mayoritas produk berada di bawah Rp400.000.

“ZES itu harganya mungkin secara baju biasa paling mahal itu Rp300.000, tapi di harga tersebut mungkin belum ada yang setrendy itu. Itulah di mana pada saat kita mendengar informasi itu, ZES masuk,” jelas Rama.

Adapun SUKO yang menempati lantai 3 berfokus pada kebutuhan sehari-hari (everyday essentials) dengan desain simpel dan minimalis untuk perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Koleksi SUKO terus diperbarui melalui penawaran musiman, mencakup Denim Collection, Corduroy Collection, Utility Collection, Flatknit Collection, hingga lini activewear SUKO GO.

Mayoritas produk SUKO dibanderol dengan harga di bawah Rp300.000. Rama menilai, lini SUKO sangat relevan dengan kebiasaan masyarakat pascapandemi yang kini lebih mengutamakan kenyamanan berbusana kasual namun tetap rapi dan sopan.

“Kita tahu bahwa sebenarnya sejak pandemi lah, orang ke kantor kan tidak formal lagi kan. Kadang-kadang orang ke kantor pakai kaos, saya juga sekarang ke kantor pakai kaos gitu. Cuman gimana caranya kaos tersebut terlihat masih sopan, masih poloslah gitu. Nah, di situlah pada saat itu SUKO masuk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rama memandang Surabaya sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia setelah Jakarta yang memiliki potensi pasar sangat besar.

Ia mengaku, jika boleh jujur, pihak manajemen sebenarnya ingin membawa konsep toko ini ke Surabaya jauh-jauh hari sebelum tahun 2026. Kendati demikian, ia sangat optimistis kehadiran ketiga konsep ritel ini akan diterima dengan sangat baik oleh masyarakat Jawa Timur yang dinamis.

Menandai peluncuran resminya, perayaan pembukaan MU+KU, SUKO, dan ZES akan diadakan pada 17 - 18 Oktober 2026 di Main Atrium Tunjungan Plaza 3. Agenda tersebut dimeriahkan oleh peragaan busana (fashion show) serta penampilan spesial dari musisi Tiara Andini dan Adrian Khalif.

Selain rangkaian acara pembukaan, konsumen juga dapat menikmati berbagai promo khusus selama periode opening yang dimulai sejak 15 Oktober 2026. Promo tersebut mencakup Gift with Purchase berupa Free Tote Bag, Free Tumbler, dan Free Skin Care, serta kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan tote bag eksklusif bertanda tangan Tiara Andini dan Adrian Khalif.