JATIMTIMES – Komoditas olahan hasil pertanian berbasis buah dan sayuran khas Kota Batu kembali membuktikan keunggulannya di panggung perdagangan internasional. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) PT Arjuna Triple Nine resmi kembali melepas pengiriman ekspor sebanyak 6 ton keripik aneka buah dan sayur menuju Singapura dengan nilai komersial mencapai Rp 370 juta.

Pelepasan keberangkatan satu kontainer peti kemas pendingin berukuran 20 kaki tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto di area ruko Arjuna999 Kecamatan Junrejo pada Senin (12/10/2026).

Langkah ekspansi pasar mancanegara ini menjadi momentum krusial bagi Pemkot Batu dalam mendorong sektor agribisnis dan produk UMKM lokal agar kian kompetitif di tingkat global.

Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi konsistensi PT Arjuna Triple Nine yang berhasil menjaga keunggulan mutu produk, mulai dari kesegaran bahan baku hingga standar pengemasan (packaging).

"Produk UMKM kita sebenarnya sudah memiliki standar mutu yang sangat bagus dari segi bahan baku maupun kemasan. Tugas pemerintah daerah adalah membukakan akses pasar (market) baru bagi para pelaku UMKM karena potensinya sangat luar biasa," ujar Nurochman.

Nurochman menambahkan bahwa keunggulan hortikultura Kota Batu menjadi modal dasar yang kuat untuk memperluas penetrasi pasar luar negeri, terutama setelah mendapatkan respons positif dan kontrak kerja sama jangka panjang dari para pembeli (buyer) asing.

Sementara itu, pemilik PT Arjuna Triple Nine Hari Mastutik membeberkan bahwa alokasi pengiriman kali ini mencakup tujuh varian olahan unggulan, seperti keripik apel khas Batu, ubi Cilembu, hingga ubi murasaki.

Mastutik menyebut kerja sama pasokan rutin dengan distributor Singapura telah berjalan stabil selama dua tahun terakhir, di samping penetrasi pasar ke Korea Selatan, Hong Kong, Dubai, hingga rencana ekspansi ke Brunei Darussalam melalui ajang pameran dagang internasional.

"Pengiriman ini bukan yang pertama kali karena kami sudah dua tahun menjalin kontrak rutin dengan mitra di Singapura. Selain pembayaran ekspor yang lebih pasti, kunci utamanya adalah komitmen menjaga konsistensi mutu dan regulasi negara tujuan," ungkapnya.