JATIMTIMES - Wilayah Blitar, Jawa Timur, diguncang gempa bumi tektonik pada Senin, 12 Oktober 2026 pukul 12:28 WIB. Guncangan gempa tersebut juga turut dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Timur, mulai dari Malang hingga Lumajang.
Gempa bumi tersebut menambah runtutan peristiwa gempa yang terjadi pada Oktober 2026. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga hari ini Senin 12 Oktober 2026, telah terekam empat peristiwa gempa bumi di wilayah Jawa Timur yang dapat dirasakan secara langsung.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang Ricko Kardoso mengatakan, hasil analisis menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Blitar tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M4.3. Gempa tersebut berada pada kedalaman 123 kilometer (km).
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,48° LS ; 112,28° BT. Tepatnya berlokasi di laut 40 km tenggara Kabupaten Blitar.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi," jelasnya.
Ricko menyebut, gempa bumi Blitar tersebut juga turut dirasakan di sejumlah wilayah yang ada di Jawa Timur. Antara lain meliputi Blitar dan Malang dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI)
"Getaran di Blitar dan Malang dirasakan secara nyata oleh beberapa orang seperti ketika ada di sekitar truk yang sedang berlalu," jelasnya.
Selain di Blitar dan Malang, getaran gempa bumi juga dirasakan di wilayah Trenggalek dan Lumajang dengan skala intensitas II MMI. Getaran dapat dirasakan oleh beberapa orang hingga benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," imbuhnya.
Ricko menyebut, dari hasil monitoring BMKG hingga Senin siang pukul 13.00 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Meski demikian, BMKG masih terus memonitor aktivitas kegempaan di sejumlah wilayah termasuk di Jawa Timur.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi oleh BMKG," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan laporan BMKG telah terjadi empat gempa bumi yang dapat dirasakan secara langsung hingga menjelang pertengahan Oktober 2026. Dua peristiwa di antaranya terjadi dalam dua hari beruntun yakni pada tanggal 4 dan 5 Oktober 2026.
Sementara itu, untuk satu dari dua peristiwa lainnya terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kemudian yang terbaru terjadi dua hari kemudian, yakni pada hari ini Senin 12 Oktober 2026 yang juga turut dirasakan pada sejumlah wilayah termasuk di Malang hingga Lumajang.



