JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi bersama pimpinan DPRD Kabupaten Malang turun langsung untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1.501.404.503 atau sekitar Rp1,5 miliar untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu hadir di NTT didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar beserta jajaran kepala perangkat daerah Pemkab Malang. Selain itu, hadir Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malang Kholiq, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malang Alayk Mubarok, Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Malang Sudarman, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang KH. Khoirul Hafidz Fanani.
Bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,5 miliar tersebut diwujudkan dalam bantuk bantuan dari beberapa institusi. Di antaranya bantuan senilai Rp 330 juta dan 30 unit tenda keluarga dan 250 lembar atap dari DPRD Kabupaten Malang. Lalu bantuan senilai Rp 100 juta dalam bentuk tenda untuk tempat tinggal dari Bupati Malang HM. Sanusi. Selain itu, bantuan dana kemanusiaan dari Baznas Kabupaten Malang seniliai Rp 1.071.404.503 dan 20 paket sembako.
Untuk penyaluran bantuan kemanusiaan korban gempa NTT disalurkan langsung kepada korban yang tersebar di beberapa titik. Di antaranya di Kecamatan Ronting, Reo dan Dampek. Kunjungan Bupati Malang HM. Sanusi beserta jajaran kepala perangkat daerah dan pimpinan DPRD Kabupaten Malang itu menjadi bagian dari upaya memastikan dukungan kemanusiaan dari Kabupaten Malang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan warga pasca bencana.

Bupati Malang HM. Sanusi menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kabupaten Malang terhadap sesama warga Indonesia yang tengah menghadapi dampak bencana.
"Kami hadir untuk menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas dari masyarakat Kabupaten Malang kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat," ungkap Sanusi.
Penyaluran bantuan lintas daerah tersebut menjadi wujud gotong royong antara pemerintah daerah, legislatif, Baznas dan masyarakat luas Kabupaten Malang. Melalui dukungan tersebut, Kabupaten Malang berharap dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung pemulihan fasilitas umum dan kebutuhan dasar pasca bencana.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar menjelaskan, bahwa penyaluran dana kemanusiaan senilai Rp 1.071.404.503 melalui Baznas Kabupaten Malang mempertimbangkan hasil asesmen dan kebutuhan riil masyarakat di lokasi bencana.
Budiar menambahkan, penentuan prioritas bantuan dilakukan dengan memperhatikan kondisi di lapangan. Langkah tersebut diperlukan agar dukungan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
"Penyalurannya disesuaikan dengan skala prioritas kebutuhan di lokasi bencana," imbuh Budiar.
Lebih lanjut, sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi pemulihan sarana pendidikan, tempat ibadah seperti masjid, penyediaan tenda darurat, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan demikian, bantuan diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan mendesak, tetapi juga menunjang proses pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.



