JATIMTIMES - Sebuah ruko furnitur dan elektronik di Jalan Bondowoso, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terbakar pada Kamis (1/10/2026) dini hari. Kebakaran tersebut menyebabkan seorang penjaga malam toko mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Kebakaran tersebut menyebabkan bagian depan toko dan gudang kasur terbakar. Dua unit mobil pikap milik toko yang berada di depan bangunan juga ikut terdampak.

Petugas UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang mengerahkan 13 personel dan empat unit kendaraan untuk melakukan pemadaman. Penanganan dilanjutkan dengan pendinginan hingga lokasi dinyatakan aman.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan mengatakan, petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi di lokasi dan mencari akses untuk mengevakuasi korban yang sempat berada di dalam bangunan.

 “Petugas melakukan size up dan mencari akses untuk menyelamatkan korban yang terjebak. Setelah korban berhasil dievakuasi, petugas melakukan pemadaman dan pendinginan hingga dipastikan lokasi sudah aman,” kata Pandu.

Dalam kejadian tersebut, penjaga malam Toko Ogan bernama Farid Efendi, 20 tahun, mengalami luka bakar. Warga asal Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, tersebut langsng dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSSA Malang.

Setelah korban berhasil dievakuasi, petugas langsung melakukan pemadaman api dan pendinginan. Proses tersebut berlangsung sekitar 90 menit hingga kondisi lokasi dinyatakan aman.

“Setelah korban berhasil dievakuasi, petugas melakukan pemadaman dan pendinginan hingga dipastikan lokasi sudah aman,” imbuhnya.

 Petugas menghabiskan sekitar 18.000 liter air untuk pemadaman dan pendinginan. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 90 meter persegi.

Terpisah, Kapolsek Klojen Kompol Riyan Wahyuningtiyas mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh petugas Inafis Polresta Malang Kota, sumber api sementara diperkirakan berasal dari korsleting arus listrik di gudang kasur.

 “Hasil olah TKP sementara, sumber api diperkirakan berasal dari korsleting arus listrik yang ada di gudang kasur di depan Toko Ogan,” ucap Riyan.

Menurut keterangan saksi, api awalnya terlihat dari area gudang penyimpanan kasur. Api dengan cepat membesar dan merembet hingga membakar bagian gudang serta dua mobil pikap yang terparkir di depan toko.

Kebakaran diketahui setelah seorang warga yang berada di sekitar lokasi melihat percikan api dan mendengar suara ledakan kecil dari arah Toko Ogan.

Polsek Klojen bersama Inafis Polresta Malang Kota kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta mendata kerugian akibat kebakaran.

 “Berdasarkan laporan kepolisian, kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp25 juta. Polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran,” terangnya.

 Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan kelistrikan. Masyarakat diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan, serta segera mematikan peralatan elektronik ketika tidak digunakan atau saat meninggalkan tempat usaha.

 Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan pada tempat usaha yang menyimpan berbagai barang mudah terbakar. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.