JATIMTIMES - Kontingen Indonesia kembali menambah koleksi medali pada Asian Games 2026. Hingga Selasa (29/9/2026) pagi, Merah Putih telah mengantongi 29 medali, yang terdiri dari 2 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Namun, tambahan medali tersebut belum membuat posisi Indonesia naik. Berdasarkan live medal table Olympics yang dipantau Selasa pagi, Indonesia justru turun ke peringkat ke-15 klasemen sementara Asian Games 2026.
Tambahan terbaru bagi Indonesia datang dari cabang bulu tangkis. Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhasil meraih medali perak setelah tampil di partai final.
Amri/Nita harus mengakui keunggulan pasangan China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin pada final ganda campuran yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa pagi.
Pasangan Indonesia kalah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 8-21.
Pertandingan berlangsung cukup ketat pada gim pertama. Amri/Nita bahkan sempat unggul jauh 18-13. Namun, Jiang/Wei mampu mengejar hingga membalikkan keadaan.
Indonesia kembali memimpin 19-17, tetapi empat poin beruntun berhasil direbut pasangan China. Gim pertama akhirnya menjadi milik Jiang/Wei dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, pasangan China tampil lebih dominan. Amri/Nita tertinggal 5-11 saat interval dan tidak mampu mengejar hingga akhirnya kalah 8-21.
Meski gagal meraih emas, hasil tersebut membuat Amri/Nita menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia.
Perjuangan Indonesia di cabang bulu tangkis Asian Games 2026 belum selesai. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin masih dijadwalkan tampil pada final ganda putra.
Leo/Daniel akan menghadapi pasangan China Liang Wei Keng/Wang Chang. Hasil pertandingan tersebut berpeluang menambah koleksi medali Indonesia.
Sebelumnya, dua medali emas Indonesia berasal dari bulu tangkis beregu putra dan angkat besi nomor 75 kilogram putra.
Sementara itu, sejumlah medali perak Indonesia datang dari beberapa cabang olahraga, termasuk dayung, teqball, esports nomor Pokémon Unite, dan kini ganda campuran bulu tangkis.
Untuk medali perunggu, wushu menjadi salah satu penyumbang terbanyak dengan lima medali. Sepak takraw, karate, dan sepeda gunung masing-masing menyumbangkan dua perunggu.
Medali perunggu lainnya berasal dari sejumlah cabang, seperti bulutangkis, kano, mixed martial arts, soft tennis, teqball, dan angkat besi.
Koleksi medali Indonesia sebenarnya mengalami peningkatan. Sebelumnya, Indonesia mengoleksi 24 medali dan kini bertambah menjadi 29 medali.
Namun, berdasarkan jumlah emas, posisi Indonesia mengalami penurunan dari peringkat ke-14 ke posisi ke-15. Qatar naik ke posisi ke-14 dengan koleksi 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Sistem klasemen Asian Games menempatkan jumlah medali emas sebagai penentu utama posisi. Karena itu, bertambahnya medali perak atau perunggu tidak selalu membuat posisi suatu negara naik.
Di papan atas, China masih memimpin jauh dengan 135 emas, 53 perak, dan 45 perunggu atau total 233 medali.
Jepang berada di posisi kedua dengan 41 emas, 68 perak, dan 63 perunggu. Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 21 emas.
Uzbekistan berada di posisi keempat dengan 12 emas, sedangkan Thailand menempati peringkat kelima dengan 10 emas. Thailand sekaligus menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi tertinggi dalam klasemen sementara.
20 Besar Klasemen Medali Asian Games 2026
Berikut klasemen 20 besar perolehan medali Asian Games 2026 berdasarkan live medal table Olympics yang dipantau Selasa (29/9/2026) pagi:
1. China: 135 emas, 53 perak, 45 perunggu — 233 medali
2 Jepang: 41 emas, 68 perak, 63 perunggu — 172 medali
3. Korea Selatan: 21 emas, 26 perak, 44 perunggu — 91 medali
4. Uzbekistan: 12 emas, 17 perak, 13 perunggu — 42 medali
5. Thailand: 10 emas, 8 perak, 12 perunggu — 30 medali
6. Kazakhstan: 9 emas, 13 perak, 23 perunggu — 45 medali
7. Bahrain: 9 emas, 3 perak, 3 perunggu — 15 medali
8. Iran: 8 emas, 15 perak, 10 perunggu — 33 medali
9. Korea Utara: 7 emas, 5 perak, 5 perunggu — 17 medali
10. Malaysia: 6 emas, 4 perak, 9 perunggu — 19 medali
11. Hong Kong: 5 emas, 12 perak, 18 perunggu — 35 medali
12. India: 4 emas, 21 perak, 21 perunggu — 46 medali
13. Chinese Taipei: 3 emas, 8 perak, 23 perunggu — 34 medali
14. Qatar: 3 emas, 2 perak, 2 perunggu — 7 medali
15. Indonesia: 2 emas, 7 perak, 20 perunggu — 29 medali
16. Singapura: 2 emas, 5 perak, 3 perunggu — 10 medali
17. Filipina: 2 emas, 3 perak, 10 perunggu — 15 medali
18. Tajikistan: 2 emas, 2 perak, 1 perunggu — 5 medali
19. Vietnam: 2 emas, 1 perak, 17 perunggu — 20 medali
20. Kuwait: 2 emas, 1 perak, 3 perunggu — 6 medali
Dengan pertandingan Asian Games 2026 yang masih berlangsung, posisi Indonesia dan jumlah medali Merah Putih masih berpotensi berubah. Terlebih, Indonesia masih memiliki peluang menambah medali dari sejumlah cabang olahraga.



