JATIMTIMES - Selasa (29 September 2026) bertepatan dengan pasaran Wage dalam penanggalan Jawa. Kalender Jawa mencatat hari ini sebagai 18 Bakda Mulud 1960 Ja, tahun Be, dan berada dalam Wuku Wugu. Sementara dalam kalender Hijriah, hari ini bertepatan dengan 18 Rabiul Akhir 1448 H.

Weton hari ini adalah Selasa Wage. Jumlah neptunya 7, berasal dari nilai hari Selasa 3 dan pasaran Wage 4. 

Dalam tradisi Jawa, weton masih digunakan sebagai salah satu rujukan untuk membaca karakter, perjalanan hidup, pekerjaan hingga kecocokan pasangan. 

Orang yang lahir pada weton Selasa Wage dikenal suka mengalah dalam pergaulan. Pemilik weton ini juga senang membantu orang lain serta memiliki pola pikir maju.

Rasa ingin tahu cukup kuat. Selasa Wage juga senang mengamati berbagai hal yang dianggap menarik di sekitarnya.

Di balik sifat tersebut, ada beberapa karakter yang perlu dikendalikan. Pemilik weton ini cenderung mudah cemburu, memiliki hati yang agak keras, dan gampang tersinggung ketika menghadapi hal yang tidak sesuai harapan.

Menurut perhitungan primbon, Pangarasan Selasa Wage adalah Lakuning Bumi. Watak ini menggambarkan pribadi yang murah hati, suka memberi dan memiliki kecenderungan melindungi orang di sekitarnya. Sifat tersebut membuat Selasa Wage cukup mudah memberikan bantuan ketika ada orang yang membutuhkan. 

Namun, karakter murah hati juga perlu diimbangi dengan kemampuan mengatur diri agar tidak terlalu mengutamakan kepentingan orang lain.

Sementara itu, Pancasuda Selasa Wage adalah Lebu Katiyup Angin. Maknanya, keinginan yang hendak dicapai cenderung tidak mudah terwujud.

Usaha yang dijalankan bisa menghadapi kegagalan atau berjalan lambat sebelum menunjukkan kemajuan. Karena itu, pemilik weton ini perlu bersungguh-sungguh dan tekun ketika mengejar sesuatu yang diinginkan.

Tanggal 29 September 2026 berada dalam Wuku Wugu. Wuku ini dilambangkan dengan Bethara Singajalma yang menggambarkan banyak akal, pandai, memiliki pengertian, serta berlapang dada.

Namun ada sisi lain yang perlu diperhatikan. Simbol gedhong yang tertutup di bagian belakang menggambarkan sifat agak sombong dan pelit. 

Wuku Wugu juga memiliki simbol pohon wuni. Buahnya menarik perhatian sehingga membuat orang ingin mencicipinya, tetapi setelah dimakan justru bisa muncul keinginan untuk mencela. Simbol ini juga menggambarkan kecenderungan kurang percaya diri.

Sementara burung kepodang menjadi simbol lain dalam Wuku Wugu. Karakternya menggambarkan sifat cemburuan, senang berkumpul dan mudah bergaul dengan banyak orang.

Ada pula gambaran seperti langit yang luas. Maknanya berkaitan dengan wawasan yang luas dan kemampuan melihat berbagai hal dari sudut pandang yang lebih jauh.

Meski begitu, Wuku Wugu memiliki peringatan terkait hubungan pertemanan. Bahaya dapat datang dari teman sendiri sehingga pemilik weton disarankan tetap berhati-hati dalam menjalin hubungan.

Primbon juga memberikan pantangan untuk mewaspadai ular dan teluh. Sementara Kala berada di arah selatan. Selama tujuh hari dalam Wuku Wugu, perjalanan ke arah selatan untuk urusan yang sangat penting sebaiknya dihindari.

Khusus Selasa Wage dalam Wuku Wugu, hari ini memiliki perhitungan yang baik untuk kegiatan pertanian. Primbon menyarankan hari Selasa Wage digunakan untuk menyemai atau menanam benih. Benih yang ditanam pada waktu ini dipercaya dapat memberikan hasil yang baik.

Dalam urusan pekerjaan, weton Selasa Wage cenderung cocok dengan profesi yang memiliki batasan jelas, baik dari sisi gaji maupun posisi. Beberapa pekerjaan yang dinilai sesuai antara lain PNS, polisi, tentara, karyawan swasta, buruh, petani hingga pesuruh.

Dalam urusan pasangan, weton Selasa Wage memiliki neptu 7. Menurut perhitungan primbon Jawa, weton ini dinilai cocok dengan pasangan yang memiliki neptu 7, 12 atau 17. Beberapa weton yang masuk dalam hitungan tersebut antara lain Selasa Wage, Selasa Pahing, Senin Kliwon, Minggu Pon, Rabu Legi, Kamis Wage, Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon.