JATIMTIMES - Ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti lolos ke perempat final Polytron Surabaya International Challenge (SIC) 2026. 

Rehan/Melati memastikan tiket delapan besar setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Tan Zhi Yang/Teoh Mei Xing, dalam pertandingan babak 16 besar di Surabaya, Kamis (24/9/2026). 

Unggulan keenam tersebut tak mampu membendung permainan Rehan/Melati dan menyerah dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-14.

Rehan mengakui permainan mereka pada awal pertandingan belum maksimal. Namun, setelah memasuki interval gim pertama, permainan mulai menemukan ritmenya. 

“Di awal interval gim pertama saya mainnya belum enak, tetapi setelah poin 16 mainnya sudah enak, bahkan sampai di gim kedua pun mainnya sudah enak. Sebisa mungkin kami mainnya harus lepas,” kata Rehan. 

Menurut dia, bermain lebih lepas menjadi salah satu kunci untuk menjaga konsistensi permainan hingga pertandingan berakhir. 

Sementara itu, Melati menegaskan bahwa persaingan menuju gelar juara masih terbuka. Karena itu, dia bersama Rehan memilih fokus menghadapi setiap pertandingan tanpa menganggap remeh lawan. 

“Semua punya kans buat juara. Kami tetap fokus step by step saja, tidak mau meremehkan siapa pun dan enjoy di setiap match,” ujar Melati. 

Melati juga mengungkapkan evaluasi dari pertandingan babak 16 besar. Salah satunya adalah mengurangi kesalahan sendiri dan meningkatkan kesiapan sejak awal pertandingan. 

“Untuk evaluasi pertandingan hari ini, kami mau mengurangi kesalahan sendiri dan start dari awal kami harus benar-benar panas,” katanya. 

Selain itu dua tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo dan Dendi Triansyah memastikan tempat di babak perempat final Surabaya International Challenge 2026. Keduanya sama-sama meraih kemenangan dua gim langsung pada babak 16 besar di GOR Sudirman, Surabaya. 

Richie yang berstatus unggulan pertama, mengalahkan Sanskar Saraswat asal India dengan skor 21-15, 21-13. Sementara Dendi sebagai unggulan ketiga menyingkirkan Huang Jyun-Kai dari Chinese Taipei dengan skor identik 21-13, 21-13. 

Bagi Richie, pertandingan melawan Sanskar menjadi pertemuan pertama kedua pemain. Ia mengaku sempat memiliki gambaran berbeda setelah mempelajari permainan lawan melalui rekaman video. 

“Sebenarnya ini pertemuan pertama kami. Di awal tidak seperti yang saya rencanakan tadi malam saat melihat video mainnya. Tadi malam saya lihat video mainnya dia lebih banyak menyerang, namun hari ini lawan bermain lebih sabar,” imbuhnya.