JATIMTIMES - Tas bukan sekadar aksesori untuk membawa barang. Pemilihan material tas juga dapat memengaruhi karakter penampilan, bahkan bisa membuat outfit sederhana terlihat lebih menarik.
Setiap bahan memiliki tampilan dan kesan yang berbeda. Kulit misalnya, identik dengan gaya klasik dan elegan. Sementara kanvas lebih lekat dengan gaya kasual, sedangkan rafia memberikan sentuhan natural yang cocok untuk penampilan santai.
Tren penggunaan berbagai material tas ini juga kembali banyak ditemukan dalam dunia mode. Sejumlah media fashion seperti Vogue dan Harper's Bazaar turut menyoroti beragam material yang digunakan pada tas dengan model yang semakin bervariasi.
Lantas, bahan tas seperti apa yang paling sesuai dengan gaya dan kebutuhan sehari-hari? Berikut beberapa pilihannya.
1. Kulit untuk tampilan klasik
Tas berbahan kulit bisa menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai penampilan sederhana, rapi, dan tidak mudah terlihat ketinggalan zaman.
Model tas kulit yang memiliki bentuk tegas atau terstruktur biasanya memberikan kesan lebih elegan. Warna seperti hitam, cokelat, dan tan juga relatif mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian, termasuk outfit untuk bekerja.
Jika ingin mengurangi kesan formal, tas kulit dengan detail anyaman dapat dipertimbangkan. Tekstur tersebut membuat tampilannya terasa lebih santai tanpa menghilangkan kesan mewah.
2. Suede untuk gaya santai dan elegan
Berbeda dari kulit yang cenderung terlihat tegas, suede memiliki permukaan lembut sehingga memberikan nuansa yang lebih hangat.
Material ini cocok untuk gaya kasual-elegan hingga bohemian. Tas suede dengan desain yang tidak terlalu kaku juga bisa membuat penampilan terlihat lebih effortless.
Untuk padu padan, tas suede dapat digunakan bersama denim, rok, maupun pakaian berwarna netral.
3. Kanvas untuk aktivitas sehari-hari
Kanvas menjadi salah satu material yang cukup identik dengan gaya santai. Karakternya yang praktis membuat tas berbahan ini cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari.
Tas kanvas bisa dipadukan dengan kaus, kemeja, celana denim, hingga sneakers. Pilihannya pun kini tidak hanya berupa tas berdesain sederhana.
Beberapa model dibuat lebih terstruktur dan dilengkapi aksen kulit sehingga tampilannya tetap terlihat rapi. Tas seperti ini dapat digunakan untuk bekerja maupun sekadar bepergian pada akhir pekan.
4. Rafia untuk sentuhan natural
Material rafia atau jerami selama ini sering dikaitkan dengan suasana pantai dan liburan. Teksturnya memberikan karakter natural yang membuat penampilan terasa lebih santai.
Namun, penggunaan tas rafia kini tidak terbatas untuk liburan. Model dengan desain yang lebih modern dan elegan dapat digunakan dalam berbagai kesempatan sehari-hari.
Tas rafia juga bisa menjadi pilihan ketika outfit yang dikenakan cenderung sederhana. Tekstur khasnya dapat memberikan aksen berbeda tanpa harus menambahkan banyak aksesori lain.
5. Satin dan payet untuk tampilan feminin
Ingin membuat tas menjadi pusat perhatian? Material seperti satin, manik-manik, atau payet bisa menjadi pilihan.
Tas berbahan satin biasanya memberikan kesan feminin dan elegan. Sementara tambahan payet maupun bead dapat membuat penampilan terlihat lebih dekoratif.
Karena memiliki karakter yang cukup menonjol, tas seperti ini lebih cocok digunakan untuk menghadiri pesta, makan malam, atau acara khusus. Outfit yang sederhana pun bisa terlihat lebih hidup ketika dipadukan dengan tas dekoratif.
6. Nilon untuk gaya sporty dan praktis
Bagi yang lebih mengutamakan kenyamanan, tas berbahan nilon bisa menjadi pilihan. Material ini dikenal ringan sehingga praktis digunakan untuk berbagai aktivitas.
Dari sisi penampilan, nilon tidak selalu identik dengan gaya sporty. Model dengan desain minimalis juga dapat melengkapi outfit kasual modern.
Tas nilon cocok digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan mobilitas tinggi karena bobotnya relatif ringan dan modelnya tersedia dalam berbagai bentuk.
7. PVC untuk penampilan playful
Material PVC dapat dipilih bagi yang ingin bereksperimen dengan gaya yang lebih berani dan playful.
Salah satu karakteristik PVC adalah sifatnya yang tahan terhadap air, sehingga material ini cukup praktis untuk aktivitas tertentu, termasuk ketika berada di sekitar kolam renang atau pantai.
Tas PVC transparan maupun berwarna cerah juga dapat menjadi aksen yang langsung menarik perhatian. Material ini cocok bagi mereka yang tidak keberatan mencoba gaya yang berbeda dari tas berbahan klasik.
Pada akhirnya, tidak ada aturan mutlak bahwa suatu bahan tas hanya cocok untuk satu gaya tertentu. Bentuk, warna, ukuran, detail desain, serta cara memadukannya dengan pakaian turut menentukan hasil akhir penampilan.
Kulit dapat memberikan kesan klasik dan rapi, suede menghadirkan nuansa santai yang tetap elegan, sementara kanvas lebih cocok untuk gaya kasual. Rafia bisa dipilih ketika ingin menghadirkan sentuhan natural, sedangkan satin dan payet dapat menjadi pilihan untuk acara yang lebih spesial.
Jika fungsi menjadi pertimbangan utama, nilon bisa menjadi alternatif karena ringan dan praktis. Sementara itu, PVC dapat digunakan ketika ingin menghadirkan kesan yang lebih ceria dan berbeda.
Karena itu, saat memilih tas, jangan hanya terpaku pada bentuk atau model yang sedang tren. Perhatikan pula materialnya dan sesuaikan dengan aktivitas serta gaya berpakaian yang paling sering digunakan.
Dengan begitu, tas tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga benar-benar bisa menunjang kebutuhan sehari-hari.




