JATIMTIMES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu mengeluarkan imbauan kewaspadaan tingkat tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat terkait potensi ancaman cuaca ekstrem dan angin kencang. Peringatan dini ini diterbitkan merujuk pada rilis prakiraan cuaca resmi BMKG Juanda untuk periode 12 hingga 14 September 2026.
Mengingat wilayah Kota Batu berada di kawasan pegunungan yang rawan terdampak hempasan angin kencang, warga diminta melakukan serangkaian tindakan mitigasi mandiri. Langkah antisipasi dini dinilai sangat krusial untuk mencegah terjadinya kerusakan fisik bangunan maupun jatuhnya korban jiwa.
Baca Juga : Kasus Kematian Mahasiswa Doktoral UB Belum Terkuak, Polres Batu Sudah Periksa 49 Saksi dan Cari Bukti Baru
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Suwoko mengimbau masyarakat untuk segera memeriksa dan memperkuat konstruksi atap, genteng, hingga kanopi rumah yang berpotensi lepas saat diterjang angin kencang. Warga juga diingatkan untuk memangkas dahan pohon yang lapuk serta menghindari kebiasaan memarkir kendaraan di bawah pohon raksasa atau tiang reklame.
"Kondisi dinamika cuaca dari BMKG ini perlu respon cepat dari masyarakat. Kami minta warga mengamankan benda-benda ringan di luar rumah serta jangan memarkir kendaraan di bawah pohon besar, tiang listrik, atau struktur yang rawan roboh," ujar Suwoko.
Saat angin kencang melanda, Suwoko meminta warga agar segera mencari tempat berlindung di dalam bangunan yang kokoh serta menjauhi area kaca jendela. Sementara bagi para pengguna jalan yang sedang berkendara diimbau untuk segera menepi dan berhenti di lokasi aman apabila jarak pandang dan situasi membahayakan keselamatan.
Selain mengantisipasi ancaman bahaya fisik, BPBD Kota Batu memberikan peringatan keras agar masyarakat tidak membakar sampah, daun kering, maupun serasah di area terbuka secara sembarangan. Kombinasi vegetasi kering saat musim kemarau dan tiupan angin kencang berpotensi memicu timbulnya bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Baca Juga : Diduga Akibat Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Lahan 500 Meter Persegi di Torongrejo Batu Ludes Terbakar
"Kami tegaskan agar warga tidak membakar sampah sembarangan di musim kemarau ini karena angin kencang bisa membuat api dengan cepat merambat menjadi Karhutla. Pascakejadian angin kencang, hindari mendekati kabel listrik yang putus dan segera laporkan kondisi darurat ke call center BPBD Kota Batu," pungkasnya.
