JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi menekankan pentingnya sumber daya manusia (sdm) yang unggul dan berakhlak di hadapan 594 wisudawan serta wisudawati Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) yang telah merampungkan studinya dari masing-masing program studi.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, penguatan kualitas sdm utamanya para generasi muda menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong kemajuan Kabupaten Malang. Hal itu pula yang menjadi dasar agar setiap perguruan tinggi di Kabupaten Malang dapat mencetak lulusan berkompetensi akademik, melahirkan generasi yang berintegritas, adaptif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sanusi menegaskan, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, pengorbanan, serta dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan.
Menurut Sanusi, momentum wisuda harus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata. Gelar akademik yang diperoleh tidak seharusnya berhenti sebagai simbol keberhasilan pendidikan, tetapi perlu diwujudkan melalui karya, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan para lulusan, tetapi juga kebahagiaan bagi orang tua, keluarga, almamater dan masyarakat," ungkap Sanusi, Minggu (18/10/2026).
Memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat, para lulusan perguruan tinggi akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, serta perubahan kebutuhan dunia usaha dan industri menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan diri.
Sanusi menilai, penguasaan teori saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan tersebut. Lulusan juga perlu memiliki kreativitas, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, semangat kolaborasi, serta keberanian melahirkan gagasan baru.
"Keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh gelar yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan, membangun karakter, menjaga integritas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Sanusi.
Pejabat publik yang dulunya pernah berprofesi sebagai guru ini menuturkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, generasi muda penting untuk menjaga nilai moral, etika dan kemanusiaan. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan kematangan emosional, kekuatan spiritual, dan kepedulian sosial.
Sanusi juga berpesan agar nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi landasan dalam menjalani kehidupan. Keilmuan yang tinggi, lanjutnya, perlu disertai akhlak mulia, kejujuran, tanggung jawab dan sikap rendah hati.
"Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga dapat dipercaya dan memberikan teladan di lingkungan masing-masing," kata Sanusi.
Lebih lanjut, Sanusi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik. Peningkatan kualitas sdm menjadi bagian penting untuk mewujudkan Kabupaten Malang yang maju, berdaya saing dan berkelanjutan.
"Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi, pembentukan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat," jelas Sanusi.
Pemkab Malang pun mendorong agar hubungan kemitraan dengan Unira semakin diperkuat. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan dapat menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
"Perguruan tinggi bukan hanya menjadi tempat untuk memperoleh gelar akademik, melainkan juga pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi, pembentukan karakter dan pemberdayaan masyarakat," tutur Sanusi.
Pihaknya berharap, Unira terus berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta konsisten melahirkan lulusan yang kompeten dan berakhlak mulia. Sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan kampus, tetapi juga mendukung pelaksanaan program pembangunan dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang.
Sebagai informasi, gelaran wisuda Unira tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Fauzan; Ketua Badan Amil Zakat Nasional RI Mudjahid; Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur Akh. Muzakki; Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat Malang KH. Romadhon Khotib; serta Rektor Unira H. Imron Rosyadi Hamid bersama jajaran sivitas akademika dan keluarga wisudawan.



