JATIMTIMES - Banyak orang merasa kulit wajah terlihat lebih segar, halus, dan glowing saat bangun tidur pada pagi hari. Kondisi ini ternyata tidak selalu berkaitan dengan produksi minyak atau sebum yang menumpuk selama tidur, melainkan juga dipengaruhi oleh kualitas tidur dan proses pemulihan alami kulit.
Skincare educator sekaligus dokter, dr Giovanni Mustopo, menjelaskan bahwa tidur yang berkualitas dapat membantu menjaga hidrasi kulit sekaligus memberikan waktu bagi skin barrier atau lapisan pelindung kulit untuk melakukan pemulihan.
“Waktu kita tidur itu, hidrasi kulit jadi lebih baik kalau tidurnya berkualitas. Di saat yang sama, skin barrier juga punya waktu buat recovery, sehingga keseluruhan kulit jadi lebih sehat,” jelas dokter Gio.
Menurut dia, kondisi kulit yang lebih sehat juga memengaruhi cara permukaan kulit berinteraksi dengan cahaya. Hal ini berkaitan dengan surface reflection dan subsurface scattering, yakni proses pantulan dan penyebaran cahaya pada permukaan maupun di dalam jaringan kulit.
Ketika kondisi kulit lebih baik, cahaya dapat dipantulkan dan disebarkan dengan lebih merata sehingga wajah terlihat lebih bercahaya. Inilah yang dapat membuat sebagian orang merasa kulitnya tampak lebih glowing saat bangun tidur.
Sebaliknya, jika wajah justru terlihat kusam pada pagi hari, kualitas dan durasi tidur bisa menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas dapat memengaruhi kondisi hidrasi kulit sehingga penampilannya terlihat kurang segar.
“Kalau tidurnya kurang, tidurnya tidak berkualitas, itu hidrasi kulit malah lebih berkurang, yang bikin tampilan wajah lebih kusam,” imbuh dokter Gio.
Karena itu, menjaga pola tidur menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kulit. Selain menggunakan produk skincare yang sesuai, tidur dengan durasi cukup dan kualitas yang baik dapat membantu mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
Meski demikian, wajah yang tampak glowing saat bangun tidur tidak selalu menjadi tanda bahwa kulit berada dalam kondisi optimal. Produksi sebum, kondisi hidrasi, rutinitas perawatan kulit, serta faktor lingkungan juga dapat memengaruhi tampilan wajah pada pagi hari.



