JATIMTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) membuka MAESTRO (Maliki Art, Exhibition of Science, Technology, Research and Job Opportunity) 2026, Kamis (1/10/2026). Digelar hingga 3 Oktober, agenda ini mempertemukan hasil riset dan inovasi kampus dengan expo layanan, peluang kerja, serta seni dan budaya.

MAESTRO menjadi bagian dari rangkaian Dies Maulidiyah ke-65 atau Lustrum XIII UIN Maliki Malang. Selama dua hari pertama, 1-2 Oktober, area kegiatan diisi pameran riset, inovasi, produk, jasa, serta potensi fakultas dan unit kerja.

1

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof Dr M Abdul Hamid MA, mengatakan, pameran tersebut menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil kerja sivitas akademika yang selama ini berkembang di lingkungan kampus.

“MAESTRO penting untuk memperkenalkan apa yang dimiliki UIN Maliki Malang kepada masyarakat. Yang ditampilkan bukan hanya kegiatan akademik, tetapi juga riset, inovasi, produk, jasa, serta potensi fakultas dan unit kerja,” ujar Abdul Hamid saat meninjau area MAESTRO 2026.

Menurutnya, hasil riset dan karya sivitas akademika perlu memiliki ruang untuk dikenal di luar lingkungan internal perguruan tinggi. Dari pengenalan tersebut, peluang pemanfaatan maupun kerja sama dapat terbuka dengan berbagai pihak.

Selain pameran karya, MAESTRO 2026 menghadirkan Expo Haji dan Umrah. Area tersebut menyediakan informasi mengenai penyelenggaraan perjalanan ibadah sekaligus mempertemukan masyarakat dengan layanan yang berkaitan dengan haji dan umrah.

2

Agenda tersebut menempatkan informasi layanan keagamaan dalam satu ruang yang dapat diakses langsung masyarakat selama pelaksanaan MAESTRO.

Rangkaian MAESTRO kemudian berlanjut dengan Job Fair pada 3 Oktober. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, alumni, pencari kerja, dan dunia usaha serta dunia industri.

Job Fair menjadi ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja dan peluang karier. Di sisi lain, perusahaan dapat berinteraksi langsung dengan calon tenaga kerja dari lingkungan UIN Maliki Malang.

Tidak hanya riset dan dunia kerja, MAESTRO juga membawa unsur seni dan budaya dalam rangkaian Dies Maulidiyah ke-65. Sejumlah lomba melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga dari 13 kontingen peserta Dies Maulidiyah.

Lomba Nasyid Religi digelar pada 1 Oktober. Sehari berikutnya, panggung MAESTRO diisi Maliki Got Talent yang memberikan ruang bagi sivitas akademika menampilkan kemampuan dan kreativitas.

Rangkaian lomba seni dan budaya ditutup pada 3 Oktober melalui Lomba Busana Daerah dan Anak-anak. Keterlibatan keluarga 13 kontingen turut memperluas peserta kegiatan di luar unsur mahasiswa dan pegawai.

Melalui format tersebut, MAESTRO 2026 menempatkan sejumlah aktivitas UIN Maliki Malang dalam satu rangkaian, mulai dari karya penelitian dan inovasi, layanan haji dan umrah, akses informasi pekerjaan, hingga ekspresi seni dan budaya.