JATIMTIMES - Partai Demokrat Kota Malang mulai membenahi struktur organisasinya hingga lapisan paling bawah. DPC Partai Demokrat Kota Malang menargetkan pembentukan anak ranting di setiap RW sebagai bagian dari konsolidasi menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang H Imron mengatakan, penguatan organisasi tidak cukup dilakukan di tingkat DPC maupun PAC. Struktur partai juga harus memiliki pijakan hingga lingkungan masyarakat melalui ranting dan anak ranting.
“Sekarang menguatkan struktur organisasi sampai ke tingkat anak ranting. Dan kami sudah membentuk tim mulai dari tingkat DPC, tingkat PAC sampai ke tingkat ranting,” kata Imron, Minggu (27/9/2026).
Targetnya cukup spesifik. Setiap ranting diminta mencari lima orang di masing-masing RW untuk mengisi struktur anak ranting.
Dengan skema tersebut, Demokrat Kota Malang ingin memperluas jaringan organisasi sekaligus memperkuat komunikasi kader dengan masyarakat. Struktur di tingkat bawah diharapkan tidak sekadar menjadi kelengkapan administratif, tetapi menjadi penghubung langsung antara partai dan warga.
Imron juga meminta kader tidak hanya muncul ketika ada agenda politik. Aktivitas di tengah masyarakat, termasuk kegiatan sosial dan lingkungan, menurutnya perlu menjadi bagian dari keseharian kader Demokrat.
“Pesan untuk kader, mari terus kita tingkatkan menyapa masyarakat, bekerja sama dengan masyarakat untuk menjaga kebersihan, lingkungan, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Selain memperluas struktur, Demokrat Kota Malang mulai mengarahkan aktivitas kader pada isu ekonomi masyarakat. Imron menyebut pelaku UMKM menjadi salah satu kelompok yang akan digandeng, termasuk melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang.
“Ya nanti bekerja sama dengan masyarakat, bekerja sama dengan UMKM yang sekarang jumlahnya ribuan itu, kerja sama dengan Diskopindag,” ungkapnya.
Langkah tersebut sejalan dengan tema HUT ke-25 Partai Demokrat, yakni “Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi”. Namun bagi Demokrat Kota Malang, tema tersebut diterjemahkan ke dalam upaya memperbanyak interaksi kader dengan masyarakat dan memperkuat jaringan di tingkat bawah.
Di sisi lain, Imron menyampaikan posisi politik Demokrat Kota Malang yang saat ini berada dalam koalisi dengan pemerintah. Karena itu, ia menegaskan kader Demokrat akan mendukung program-program pemerintah.
“Partai Demokrat sekarang berkoalisi dengan pemerintah, tentu harus mendukung semua program pemerintah. Ya, tidak boleh tidak, wajib itu. Jadi tidak ada istilah harus menentang, tidak ada istilah di Demokrat,” tegasnya.
Penguatan struktur tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi yang dilakukan Demokrat Kota Malang. Ketua Pelaksana HUT ke-25 Partai Demokrat Kota Malang Achmad Anang Fatoni menyebut rangkaian kegiatan telah berjalan sejak Juli 2026 dan melibatkan struktur partai serta masyarakat.
Salah satunya melalui Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI yang digelar pada 24 Juli 2026 di wilayah Malang Raya dan sekitarnya. Kegiatan tersebut diisi kerja bakti kebersihan lingkungan, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Kota Malang, bersama dengan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten dan Kota Blitar telah melaksanakan pada hari Jumat tanggal 24 Juli 2026,” kata Anang.
Demokrat Kota Malang juga mengirimkan tiga peserta dalam lomba pidato “AHY Muda” untuk pelajar SMA atau sederajat. Kemudian pada 23 Agustus 2026, partai menggelar Lomba Rakyat di Kelurahan Madyopuro dan kawasan Bedengan.
Rangkaian tersebut kemudian bermuara pada agenda koordinasi dan konsolidasi yang diikuti sekitar 420 pengurus. Pesertanya berasal dari jajaran DPC, DPAC hingga ranting.
“Rangkaian kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat ini kita tutup pada hari ini dengan kegiatan koordinasi dan konsolidasi yang diikuti 420 orang jajaran pengurus Partai Demokrat Kota Malang,” pungkas Anang.




