JATIMTIMES - Dosa dan kesalahan menjadi bagian dari kehidupan manusia. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak berputus asa dari ampunan Allah SWT. Salah satunya dengan memperbanyak amal saleh, zikir, doa, dan bertobat.
Sejumlah hadis juga menerangkan keutamaan beberapa amalan yang dapat dilakukan dalam keseharian. Ada yang berkaitan dengan doa setelah makan, zikir menjelang tidur, berjabat tangan ketika bertemu sesama muslim, hingga membaca Subhanallahi wa bihamdihi sebanyak 100 kali.
Berikut empat amalan untuk memohon ampun yang bisa diamalkan sehari-hari, sebagaimana dilansir dari akun Instagram @mahasiswa.salaf:
1. Membaca doa setelah makan
Salah satu amalan sederhana dapat dilakukan setelah seseorang selesai makan. Rasulullah SAW mengajarkan doa yang berisi pujian kepada Allah SWT atas makanan dan rezeki yang diberikan.
Bacaannya:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ
Alhamdulillahilladzi ath'amani hadza wa razaqanihi min ghairi haulin minni wa laa quwwatin.
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan memberiku rezeki ini tanpa daya dan kekuatan dariku.”
Dalam hadis riwayat At-Tirmidzi 3458, disebutkan bahwa orang yang selesai makan kemudian membaca doa tersebut akan mendapat ampunan atas dosa-dosanya yang telah lalu. Hadis itu dinilai hasan gharib oleh Imam At-Tirmidzi.
2. Membaca zikir saat hendak tidur
Waktu menjelang tidur juga dapat diisi dengan zikir. Salah satunya adalah bacaan yang memuat tauhid, pujian kepada Allah, tasbih, tahmid, takbir, serta pengakuan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya.
Bacaannya sebagai berikut:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir. Wa laa haula wa laa quwwata illa billah, subhaanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallahu akbar.
Artinya: “Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar.”
Riwayat yang dicantumkan dalam Shahih Ibnu Hibban menyebutkan keutamaan zikir tersebut ketika hendak beristirahat, yakni dosa diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.
3. Berjabat tangan ketika bertemu sesama muslim
Amalan berikutnya berkaitan dengan adab ketika bertemu sesama muslim, yakni berjabat tangan atau musafahah, kemudian saling mengucapkan salam.
Dalam riwayat Abu Dawud, terdapat hadis yang menyebut dua muslim yang bertemu dan berjabat tangan akan mendapatkan ampunan sebelum berpisah.
4. Membaca Subhanallahi wa bihamdihi 100 kali
Zikir yang satu ini memiliki dasar hadis sahih yang sangat dikenal. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang membaca Subhanallahi wa bihamdihi sebanyak 100 kali dalam sehari akan diampuni kesalahannya meskipun sebanyak buih di lautan.
Bacaannya:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Subhanallahi wa bihamdihi.
Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya.”
Hadis tersebut diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim. Dalam riwayat Bukhari 6405 disebutkan bahwa amalan ini dilakukan 100 kali dalam sehari dan menjadi sebab diampuninya dosa sebanyak buih di lautan.
Meski ringan diucapkan, zikir ini memiliki keutamaan besar. Karena itu, umat Islam dapat menjadikannya sebagai bagian dari amalan harian.
Demikian, amalan-amalan ringan yang bisa menghapus dosa, meski dosa sebanyak buih di lautan. Selain mengamalkan amalan ini, sebaiknya juga dibarengi dengan taubat, yakni berupaya meninggalkan dosa dan memperbaiki diri. Semoga informasi ini bermanfaat ya Sobat JatimTIMES.




